Share

Terungkap, Motif Ibu Pembunuh Bayi di Minahasa Utara karena Kesal dengan Suaminya

Arther Loupatty, iNews · Jum'at 05 Agustus 2022 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 340 2642696 terungkap-motif-ibu-pembunuhan-bayi-di-minahasa-utara-karena-kesal-dengan-suaminya-OcOYwmF9NK.jpg Polres Minahasa saat menggelar konferensi pers/ Foto: Arther Loupatty

MINAHASA UTARA - Akhirnya motif pembunuhan seorang bayi berusia 1 tahun 6 bulan di Minahasa Utara (Minut) Sulawesi Utara (Sulut) dapat diungkap. Sang bayi ternyata jadi sasaran kekesalan sang ibu kandung sendiri berinisial AA (23).

Insiden ini terjadi di Perumahan CBA New Gold Blok B24, di Desa Mapanget Kecamatan Talawaan, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulut.

 BACA JUGA:Nyasar, Seekor Paus Beluga Terlihat di Sungai Seine Prancis

Kapolres Minahasa Utara AKBP Bambang Yudi Wibowo mengatakan bahwa, bayi inisial AS meninggal dunia dikarenakan dianiaya oleh ibu kandungnya sendiri dengan alasan broken home dan juga sakit hati kepada suaminya.

"Tersangka sedang menyuapi korban untuk makan, namun korban tidak mau makan dan sang bayi rewel. Langsung disentil tersangka di jari tangan, setelah itu tersangka memukul sebanyak dua kali menggunakan telapak tangan, mengenai pada bagian wajah korban sehingga korban terjatuh ke belakang dan terbentur lantai dalam posisi terlentang dan sempat kejang-kejang dan bernafas berat dan akhirnya meninggal dunia," kata Kapolres Minahasa Utara, Jumat (5/8/2022).

 BACA JUGA:Pasokan Batu Bara ke PLN Terbatas, DPR Panggil Menteri ESDM

Kasat Reskrim Polres Minahasa Utara AKP Fandi Ba'u mengatakan dalam kasus ini telah di periksa 3 orang saksi diantaranya babysisternya sang bayi dan 2 tetangga yang ada sekitar rumah.

"Terungkap dari kesaksian tetangga dan pengakuan tersangka ternyata korban tersebut sudah pernah juga mendapat aniaya dari ibu kandungnya," ujar Kasat Reskrim.

Dengan terungkapnya motif tersangka melakukan aniaya yang menyebabkan meninggalnya AS, tersangka dikenai Undang-Undang perlindungan anak pasal 80 ayat 3 dan 4 dan diancam hukuman 15 tahun penjara ditambah sepertiga dikarenakan yang melakukan ibu kandung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini