Share

Bertambah Besar Dua Kali Lipat, Lubang Raksasa di Chile Kini Bisa Telan Monas!

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 08 Agustus 2022 17:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 18 2644163 bertambah-besar-dua-kali-lipat-lubang-raksasa-di-chile-kini-bisa-telan-monas-0i4FhPKwnF.jpg Sebuah lubang raksasa yang muncul bulan lalu di zona penambangan dekat Kota Tierra Amarilla di Copiapo, Chile, 7 Agustus 2022. (Foto: Reuters)

SANTIAGO - Sebuah lubang pembuangan yang tiba-tiba muncul di Chile akhir bulan lalu telah bertambah besar hingga dua kali lipat. Kini lubang tersebut cukup besar untuk menelan Monas, bahkan Arc de Triomphe Paris, mendorong para pejabat untuk memerintahkan pekerjaan berhenti di tambang tembaga terdekat.

BACA JUGA: Lubang Besar Sedalam 25 Meter Ditemukan di Dekat Pertambangan Tembaga, Polisi Lakukan Penyelidikan

Diwartakan Reuters, lubang pembuangan, yang muncul pada 30 Juli, sekarang membentang sepanjang 50 meter dengan kedalaman 200 meter. Ukuran lubang itu cukup untuk dimasukkan enam patung Kristus Penebus dari Brasil yang ditumpuk dari kepala ke kepala.

Layanan Nasional Geologi dan Pertambangan Chila mengatakan pada Sabtu (6/8/2022) malam bahwa pihaknya masih menyelidiki lubang menganga di dekat tambang Alcaparrosa yang dioperasikan oleh perusahaan Kanada Lundin Mining, sekira 665 km utara Santiago.

Selain memerintahkan semua pekerjaan dihentikan, layanan geologi dan pertambangan mengatakan sedang memulai "proses pemberian sanksi". Agensi tidak memberikan perincian tentang tindakan apa yang akan dilakukan.

BACA JUGA: Misteri Lubang Besar Sedalam 25 Meter Dekat Pertambangan, Penampakannya Bikin Ngeri!

Lundin tidak segera membalas permintaan komentar. Perusahaan pekan lalu mengatakan lubang itu tidak mempengaruhi pekerja atau anggota masyarakat dan sedang bekerja untuk menentukan penyebabnya.

Lundin memiliki 80% dari properti dan sisanya dipegang oleh Sumitomo Corporation Jepang.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Awalnya, lubang di dekat kota Tierra Amarilla berukuran sekira 25 meter, dengan air terlihat di dasarnya.

Layanan geologi dan pertambangan mengatakan telah memasang pompa ekstraksi air di tambang dan dalam beberapa hari ke depan akan menyelidiki ruang bawah tanah tambang untuk potensi ekstraksi berlebih.

Pejabat setempat telah menyatakan kekhawatirannya bahwa tambang Alcaparrosa bisa saja banjir di bawah tanah, membuat tanah di sekitarnya tidak stabil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini