Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sultanah Nahrasiyah, Sosok Penguasa Islam Perempuan Pertama di Asia Tenggara

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 09 Agustus 2022 |05:31 WIB
Sultanah Nahrasiyah, Sosok Penguasa Islam Perempuan Pertama di Asia Tenggara
Lukisan Ratu Sultanah Nahrasiyah (foto: dok Wikipedia)
A
A
A

NAMA Ratu Sultanah Nahrasiyah mungkin masih asing bagi orang awam. Namanya tak sementereng penguasa lainnya seperti Airlangga, Jayabaya, Hayam Wuruk, hingga Raden Patah. Tetapi sosok ini begitu istimewa dalam sejarah pergerakan pemimpin perempuan di Nusantara.

Sultanah Nahrasiyah sendiri merupakan penguasa Kesultanan Samudera Pasai yang naik tahta menggantikan ayahnya. Namun ada versi lain yang menyatakan bahwa Nahrasiyah merupakan istri dari sang raja yang meninggal.

 BACA JUGA:Samudera Pasai, Kerajaan yang Membuka Kejayaan Islam di Nusantara

Dimana sebelum Sultanah Nahrasiyah bertahta, kerajaan dijabat oleh Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir, yang tak lain ayah kandung dari Sultanah Nahrasiyah. Namun saat menjabat sebagai raja itulah sang ayah tewas dibunuh oleh Raja Nakur, sebagaimana dikisahkan pada buku "Perempuan - Perempuan Tangguh Penguasa Tanah Jawa" dari Krishna Bayu Adji dan Sri Wintala Achmad.

Catatan Ying Yai Sheng Lan menguatkan adanya pemimpin perempuan muslim pertama di nusantara. Dimana saat itu Raja Samudera Pasai yang diserang oleh Raja Nakur, tewas setelah terkena panah beracun.

 BACA JUGA:Munculnya Bandar Malaka, Awal Kehancuran Kerajaan Samudera Pasai

Sepeninggal Sultan Zain al-Abidin Malik az-Zahir inilah Nahrasiyah akhirnya naik tahta. Ia merupakan perempuan pertama di Asia Tenggara yang memerintah sebagai raja. Sosoknya bertahta di Kerajaan Samudera Pasai yang dipimpin sejak 1405 - 1428 M.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement