Share

Bocah 5 Tahun Tewas Diterkam Buaya Muara Ganas di Sumba Timur

Dion Umbu Ana Lodu, iNews · Senin 08 Agustus 2022 22:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 340 2644278 bocah-5-tahun-tewas-diterkam-buaya-muara-ganas-di-sumba-timur-PSFpKRR5XW.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

SUMBA TIMUR - Ernawati Rambu Nona, seorang bocah perempuan berusia 5,5 tahun tewas pasca diterkam buaya di muara dan pantai Warambadi, desa Palanggay, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur, NTT, Senin (8/8/2022) sekira pukul 16 : 00 WITA lalu. Gadis kecil malang yang baru menempuh pendidikan Taman Kanak โ€“ Kanak itu sebelumnya tak menduga akan menjadi incaran buaya ketika bermain di sekitar muara dan pantai.

Camat Pahunga Lodu, Yakub Mangu Yada, yang membagikan informasi tekait peristiwa itu, menyatakan peristiwa itu terjadi begitu tiba โ€“ tiba. Ketika dihubungi via gawainya, Senin (8/8/2022) malam, Yakub mengatakan, awalnya si anak menunggu kedua orang tuanya melaut mencari hasil laut saat air surut. Gadis malang itu, sebut dititipkan di salah satu rumah kerabatnya di pesisir pantai.

โ€œSaat air laut pasang, orang tuanya kembali ke pinggir pantai dan mura, membersihkan bulu babi dan hasil laut yang mereka dapat. Melihat itu, si anak mendekat bersama anak anjing miliknya dan lalu bermain dan mandi di pinggir laut, tapi tiba โ€“ tiba saja, buaya muncul dan menerkam serta membawa si anak ke air yang dalam,โ€ jelas Yakub.

Melihat anaknya diterkam dan diserang buaya, lanjut Yakub, kedua orang tuanya berteriak minta tolong. Dan bersama warga lainnya datang membantu mengejar buaya yang membawa anak malang itu ke air dalam.

โ€œWarga kejar dan memburu buaya itu bahkan menggunakan perahu motor, tapi lebih dari satu jam kemudian, si anak baru ditemukan tapi telah meninggal dunia dengan bekas luka di bagian dekat rahangnya. Sempat bawa juga ke puskesmas selanjutnya disemayamkan ke rumah duka di desa Mburukulu,โ€ ungkap Yakub.

Peristiwa warga diserang buaya di tempat itu sebut Yakub bukan baru pertama kali. Warga sebut dia juga telah berupaya waspada namun memang populasi buaya sudah mencemaskan, sehingga perlu penanganan dari instansi yang berkompeten, hingga tidak lagi sampai ada korban.

โ€œYang lalu juga pernah seperti ini sampai BKSDA datang katanya mau tangkap buaya tapi yaa tidak berhasil. Buaya juga makin banyak dan ganas,โ€ pungkas Yakub.

(kha)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini