Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Pemuda Ini Bacoki Orang Secara Acak di 3 Tempat Berbeda dalam Waktu Satu Jam

Erfan Erlin , Jurnalis-Senin, 08 Agustus 2022 |16:14 WIB
3 Pemuda Ini Bacoki Orang Secara Acak di 3 Tempat Berbeda dalam Waktu Satu Jam
Gang Motor ditangkap (Foto: MPI)
A
A
A

YOGYAKARTA - Nekat apa yang dilakukan oleh 3 orang pemuda asal kota Yogyakarta. Dalam waktu kurang dari 1 jam, mereka melakukan pembacokan di tiga tempat yang berbeda. Kini ketiganya terancam pasal berlapis.

Dari ketiga pemuda ini, dua diantara pemuda ini melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Sementara seorang lagi diamankan karena sepeda motor miliknya digunakan untuk melakukan aksi kejahatan jalanan tersebut dan juga meminjamkan pedang untuk sarana penganiayaan

Ketiganya adalah PK alias Bowo (21) warga Jl. Tamansiswa 62 Yk Wirogunan Mergangsan, RNA alias Ambon (18) warga Pujokusuman MG 1/463 Keparakan Mergangsan dan MAS alias Pesek warga Celeban UH 3/588 Tahunan Umbulharjo Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta AKBP Idham Mahdi mengungkapkan ketiganya memiliki peran berbeda. PK Jongki motor, RNA eksekutor dan MAS penyedia motor dan juga pedang. Ketiganya diamankan polisi, satu di antaranya terpaksa dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri.

"Dua dari 3 pemuda ini melakukan kejahatan jalanan di 3 tempat berbeda dengan waktu nyaris tidak berselang lama,"terangnya.

Akibatnya 3 korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam berjenis celurit dan sempat dirawat di RS meski kini sudah di rumah. Mereka rata-rata mengalami luka bacok dan terpaksa harus dijahit.

Dari ketiga pelaku polisi mengamankan 3 (tiga) Buah Jaket yang dipakai pelaku pada saat melakukan kejahatan - 1 (dua) Buah Clurit, 1 (satu) Buah Pedang, 1 (satu) SPM Honda Scoopy Merah Hitam Nopol AB 4589 KI dan 1 (satu) Pasang Sendal warna putih

Kepada ketiganya pasal yang disangkakan adalah Pasal 170 KUHP Juncto 55 KUHP Juncto 56 KUHP dengan ancaman 9 tahun dan UU Darurat no. 12 / 1951 dengan ancama 10 Tahun Penjara.

Idham menambahkan pelaku yang merupakan MANTAN GENK VASCAL, malam itu muter-muter untuk bertemu/berkelahi dengan MORENZA yang sebelumnya tantang-tantangan. Namun tidak ketemu selanjutnya para pelaku melakukan kekerasan terhadap orang secara acak.

"Apabila dicurigai korban merupakan anggota Genk MORENZA, namun ternyata para korban bukan anggota GENK. Mereka melakukannya karena terpengaruh Minuman Keras,"ujar dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement