Share

Gegara Senggolan di Jalan, Warga Majalengka Tewas Dikeroyok Geng Motor

Inin Nastain, Koran Sindo · Senin 08 Agustus 2022 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 525 2643854 gegara-senggolan-di-jalan-warga-majalengka-tewas-dikeroyok-geng-motor-45tQJgd49L.jpg Pelaku penganiayaan ditangkap. (Foto: Inin Nastain)

MAJALENGKA - Aksi kekerasan berujung kematian terjadi di wilayah hukum Majalengka. Andi alias Amin, warga Blok Rebo RT 002/005, Desa Cikijing, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka meninggal setelah dikeroyok oleh belasan kawanan anggota geng motor GBR, 31 Juli lalu.

Peristiwa tersebut berawal saat korban dalam perjalanan dari arah Kuningan menuju kampungnya. Di tengah perjalanan, motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan salah satu dari rombongan yang juga dari arah Kuningan.

"Warga Cikijing A, sekembali dari Kuningan, A bersenggolan dengan sekelompok orang di Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing. Korban menunggu (sekelompok orang itu di Cikijing). Kejadian sekitar pukul 02.22 WIB, tanggal 31 Juli," kata Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim AKP Febry H Samosir saat ekspos kasus, Senin (8/8/2022).

Peristiwa tersebut terungkap, berawal adanya laporan dari masyarakat terkait kecelakaan lalu lintas tunggal. Namun, setelah melakukan olah TKP, petugas mendapati kejanggalan pada tubuh korban. 

 Baca juga: Tragis! Santri di Tangerang Tewas Diduga Dianiaya Teman

"Kami lakukan pengecekan CCTV di jalur itu dan terlihat sekelompok pengendara motor. Sebagian dari mereka terlihat membawa kayu balok," jelas dia.

Berbekal rekaman CCTV, Sat Reskrim Polres Majalengka melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap sekitar 15 orang. Lantas, empat orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Dari peran yang dilakukan saat kejadian, ada 4 orang yang kami tetapkan sebagai tersangka. Dua tersangka masih di bawah umur, sehingga tidak kami hadirkan saat ekspos ini, mereka ditahan juga. Di bagian kepala korban, ada pukulan benda tumpul," kata dia.

"Para pelaku juga dari Kuningan, habis mabar, main bareng. Mereka ini dari kelompok bermotor GBR. Sebenarnya (GBR) sudah dibubarkan," beber dia.

Empat pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka yakni M.R (20), warga Desa Jatipamor, Kecamatan Panyingkiran dan WK (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka.

Adapun 2 tersangka yang masih di bawah umur yakni RI (16) warga Desa Heuleut Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka dan O.T (16) warga Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten.

Salah satu pelaku, WK mengatakan kelompoknya terlebih dahulu mendapat serangan dari korban. Saat kelompoknya melintas, korban sempat melempar batu ke arah kelompok pelaku.

"Dia melempar duluan. Kami bawa kayu buat jaga-jaga," jelas WK.

Bersama para pelaku, petugas mengamankan beberapa barang bukti di antaranya motor, kayu balok dan bendera. Tersangka sendiri dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHPidana dengan pidana penjara paling lama 12 tahun penjara.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini