Share

Pemuda Ini Tega Kelabui Kurir Pengiriman Barang hingga Rp2 Juta

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 519 2644952 pemuda-ini-tega-kelabui-kurir-pengiriman-barang-hingga-rp2-juta-EHInn4xX7r.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

MALANG - Remaja di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang harus berurusan dengan polisi. Remaja berinisial MHA (19) asal Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, ini mengelabui kurir jasa pengiriman barang online hingga mengalami kerugian jutaan rupiah.

Kapolsek Gondanglegi, Kompol Pujiyono menjelaskan, awalnya pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya penipuan oleh seseorang, pada Senin 8 Agustus 2022 kemarin. Hal ini diawali saat korban Farid (29) RT 12 RW 3 Kelurahan Turen, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang menjual ponsel secara online pada Juli lalu. Tersangka kemudian sepakat membeli ponsel Oppo senilai Rp 2.999.999.

"Sesuai penuturan korban, Pada Rabu (27/7/2022) sekitar pukul 14.45 WIB, ponsel dikirim secara kurir dan saksi-saksi bertemu pelaku di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang," kata Pujiyono, saat dikonfirmasi MNC Portal pada Selasa petang (9/8/2022).

 BACA JUGA:Waspada! Modus Penipuan Mengaku WN Brunei dan Minta Bantu Beli HP

"Namun usai menerima ponsel, pelaku berdalih harus pulang mengambil uang dikarenakan pembayarannya kurang. Ternyata alasan tersebut hanyalah modus penipuan. Pelaku tidak kunjung datang kembali menemui saksi," terang dia.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Gondanglegi, Senin (8/8/2022) pukul 15.30 WIB atau saat aksi kedua kali pelaku akan berlangsung. Karena korban dan saksi, mengetahui betul ciri-ciri pelaku, polisi pun melakukan perburuan.

 BACA JUGA:Kasus Investasi Bodong, Doni Salmanan Didakwa Berita Bohong dan Penipuan

"Pada kesempatan pertama, saat barang jualan yang ia pesan kami antar, pelaku berdalih mengambil uang kekurangan pembayaran, namun pelaku tak kunjung kembali. Kami menerima laporan dari masyarakat, pada hari itu juga pelaku berhasil kami amankan di hari Senin, 8 Agustus 2022 atas kasus penipuannya," katanya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Gondanglegi lantas bergerak cepat mengamankan pelaku. Pelaku diamankan di kediamannya pada Senin 8 Agustus sekitar pukul 16.30 WIB.

"Kami menangkap tersangka. Diduga pelaku dengan cara yang sama akan melakukan pembelian handphone senilai Rp 2,9 juta, secara online untuk kedua kalinya. Korban melapor kepada kami dan saat kami terima laporan, segera menindaklanjutinya dengan mengamankan pelaku," ujarnya.

Saat diamankan polisi, pelaku mengaku uang hasil dari penipuan itu telah habis dipakai untuk membeli sparepart kendaraan bermotor, berupa sepasang shockbreaker dan rem motor. Polisi pun lantas menyita perangkat alat sparepart kendaraan bermotor sebagai barang bukti.

"Bersama itu pula kami amankan barang bukti berupa satu set sparepart sepeda motor dan satu buah handphone," ucapnya.

Pengakuan MHA, ia baru melakukan aksinya sekali. Tetapi kepolisian masih melakukan pengembangan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu akibat perburuan, MHA terancam dijerat dengan pasal 279 dan atau Pasal 372.

"Tersangka diduga melanggar Pasal penipuan dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 dan atau 372 KUHP. Kami masih dalami lagi pemeriksaan lebih lanjut," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini