Share

Tak Banyak yang Tahu, 3 Lukisan Seharga Rp190 Miliar Dicuri dari Universitas Oxford di Tengah Covid-19

Tim Okezone, Okezone · Kamis 11 Agustus 2022 05:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 18 2645437 tak-banyak-yang-tahu-3-lukisan-seharga-rp190-miliar-dicuri-dari-universitas-oxford-di-tengah-covid-19-qIi7NN11Dv.jpg Tiga lukisan seharga Rp190 miliar yang dicrui dari Universitas Oxford/BBC

INGGRIS - Ketika dunia tengah disibukkan dengan penanganan wabah virus Covid-19, perampok benda seni mencuri tiga lukisan di kompleks Universitas Oxford, Inggris, yang ditaksir bernilai US$12 juta atau sekitar Rp190 miliar.

Tiga lukisan yang dicuri Christ Church Picture Gallery adalah A Soldier On Horseback karya pelukis abad-17 Anthony Van Dyck (dibuat sekitar tahun 1616), A Boy Drinking karya Annibale Carracci (sekitar tahun 1580), dan A Rocky Coast, With Soldiers Studying a Plan karya Salvator Rosa (buatan akhir tahun 1640-an).

Ketiga lukisan ini diketahui raib pada Sabtu 14 Maret 2020 malam.

Thames Valley Police mengatakan sebuah perahu dipakai untuk "memasuki dan meninggalkan tempat tersebut".

"Ini hanya sebuah hipotesis saat ini, tetapi kami ingin mendengar dari siapa pun pemilik perahu yang barangnya baru saja dicuri atau menyaksikan kegiatan yang tidak biasa di sekitar tempat perahu ditambatkan," ujar Detektif James Mather.

"Pada mulanya kami menanyai orang-orang yang di sekitar perahu yang ditambatkan di Sungai Cherwell atau Sungai Thames di dekat Oxford untuk menghubungi kami jika menyaksikan kegiatan yang tidak biasa,"

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

"Jika Anda melihat sesuatu yang tidak biasa di sungai-sungai ini pada hari Sabtu malam, kami juga meminta Anda untuk menghubungi kami,"

"Dan juga, tolong laporkan jika Anda menemukan perahu apa pun yang muncul sejak hari Minggu dini hari." jelasnya.

Juru bicara Christ Church College mengatakan stafnya pada mulanya memberitahu polisi terkait dengan pencurian "benda budaya penting", dan galeri ditutup sampai waktu yang belum ditentukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini