Setelah sampai di Mojokerto, Soekarno bersekolah di Eerste Inlandsche School (EIS), di tempat ayahnya mengajar.
Baca juga: Terungkap Bung Karno Minta Restu Raja Jayabaya Kediri Sebelum Proklamasikan Kemerdekaan
Kemudian pada Juni 1911, ia dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS). Sang ayah sendiri, setelah bertugas di Mojokerto, pindah mengajar di Normaalschool, Blitar, berdasarkan besluit dari Batavia tertanggal 2 Februari 1915.
Terlahir miskin, tidak membuat Soekarno putus asa, ia tumbuh sebagai remaja yang berani dan percaya diri.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.