Share

Sungai Cikaengan Meluap, 3 Jembatan Darurat di Garut Hanyut

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Sabtu 13 Agustus 2022 00:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 525 2647028 sungai-cikaengan-meluap-3-jembatan-darurat-di-garut-hanyut-makepdgnNM.jpg Jembatan darurat di Garut hanyut. (MNC Portal)

GARUT - Tiga jembatan darurat penghubung antar desa di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, hanyut terbawa arus sungai pada Jumat (12/8/2022).

Dari informasi yang dihimpun, sejumlah jembatan yang dibangun pascabanjir bandang pada 15 Juli 2022 itu kembali hanyut usai arus Sungai Cikaengan meluap di sore hari.

Kepala Polsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif, mengatakan pada pukul 17.00 WIB, pihaknya menerima laporan perihal sapuan Sungai Cikaengan yang menghanyutkan beberapa jembatan itu. Salah satu jembatan terdampak, yakni Jembatan Cibitung penghubung Desa Kadongdong dan Desa Padahurip.

"Akibat diterjang banjir bandang, ada beberapa jembatan yang rusak, diantaranya Jembatan Cibitung penghubung Desa Kadongdong-Padahurip putus," kata Iptu Amirudin Latif.

Selain itu, dua jembatan lainnya ambruk terbawa arus sungai. Kedua jembatan tersebut adalah Jembatan Cibereum penghubung di dalam Desa Kadongdong dan Jembatan Cikantrieun, di Desa Wangunjaya.

Tak hanya merusak jembatan darurat, derasnya arus sungai turut merendam lahan persawahan warga. Hingga kini, belum diketahui berapa luas lahan pertanian yang terdampak dalam peristiwa itu.

"Kami dari jajaran Polsek Banjarwangi langsung melaksanakan respons cepat dengan melakukan pengcekan lokasi dan menyiagakan beberapa personel anggota untuk siaga," ujar Kapolsek Banjarwangi.

Iptu Amirudin Latif menjelaskan saat ini situasi di wilayahnya masih dalam keadaan kondusif. Kendati demikian, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada.

"Khusus untuk warga Kampung Cibitung, Desa Padahurip, sudah mengosongkan rumahnya untuk menghindari dampak lanjutan. Untuk sementara tinggal di pengungsian," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini