Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pegawai Kawan Lama Group diduga Jadi Korban Pelecehan Teman Sekantor

Dimas Choirul , Jurnalis-Senin, 15 Agustus 2022 |21:25 WIB
Pegawai Kawan Lama Group diduga Jadi Korban Pelecehan Teman Sekantor
Ilustrasi/ Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Seorang pegawai PT Kawan Lama Group, berinisial RF, menjadi korban kasus dugaan pelecehan dari teman sekantornya melalui pesan dalam grup kerja. RF, bersama suaminya RP, telah mendatangi Polres Metro Jakarta Barat.

 BACA JUGA:Komnas HAM: Motif Pembunuhan Brigadir J Hanya Menunggu Keterangan Putri Candrawathi

"Betul. Ini (kedatangannya) sifatnya konsultasi (ke polisi) untuk membicarakan rencana tindak lanjutnya ya itu apa," kata RP kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Barat, Senin (15/8/2022).

Meski demikian, RP belum memutuskan untuk membuat laporan terkait dugaan pelecehan. Sebab, pihaknya masih melakukan proses kajian.

"Itu (langsung melaporkan) masih terlalu cepat dan prematur lah. Karena permasalahannya masih kita ukur secara presisi ya," ucapnya.

 BACA JUGA:Kasus Pencurian dan Intimidasi Karyawan Alfamart, Polisi Periksa 5 Saksi

Sebelumnya pada pagi tadi, RP bersama istrinya telah mendatangi kantor Kawan Lama Group. Mereka telah bertemu dengan pimpinan dan menceritakan semua permasalahan yang terjadi.

Hasil pertemuan itu dijelaskan bahwa, RF meminta untuk dibuatkan surat pengunduran diri dari kantor tanpa menunggu pemberitahuan satu bulan sebelumnya.

"Dan itu sudah. (Surat) resign telah keluar parafnya hari ini sementara proses di internal mereka tetap berjalan secara administratif," ujarnya.

Kemudian, RP juga meminta perusahaan untuk memberikan pelajaran kepada terduga pelaku untuk dijatuhi sanksi seberat-beratnya atau bila perlu dipecat.

"Nah itu (permohonan) masih tahap audit perusahaan," lanjutnya.

"Tidak ada janji ya. Saya tidak menuntut janji dan mereka juga tidak memberikan janji. Karena harapannya saya juga mendukung perusahaan melakukan pemeriksaan ini secara objektif," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kejadian dugaan pelecehan itu bermula saat RF diminta menjadi model sebuah produk di kantornya. Saat mengganti pakaian, dan pakaian tersebut belum tertutup sempurna, dirinya sudah difoto oleh fotographer.

"Bermula saat fotografer bernama Dedy Christianto mengambil salah satu frame foto tanpa seijin istri saya di bagian punggung. Foto tersebut tidak digunakannya untuk kebutuhan kantor, namun untuk bahan melecehkan istri saya di grup whatsapp," ujar RP dalam cuitan di akun twitternya, @jerangkah, Minggu (14/8/2022).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement