JAKARTA - Sebelum Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, terdapat peristiwa-peristiwa besar yang mengiringinya. Peristiwa-peristiwa tersebut adalah upaya para pejuang Indonesia melawan penjajah serta meraih kemerdekaan. Mereka yang telah berjuang untuk Indonesia ini pun diberi gelar oleh pahlawan nasional. Terdapat pahlawan nasional yang merupakan seorang seniman. Berikut daftarnya.
1. Ismail Marzuki
Ismail Marzuki dinobatkan menjadi pahlawan nasional melalui Keppres No. 89/TK/2004 pada 5 November 2004. Ia dikenal sebagai seorang seniman. Semasa hidupnya, Ismail Marzuki pernah menciptakan banyak lagu, seperti Gugur Bunga, Halo-Halo Bandung, hingga Indonesia Pusaka.
Ayah dari komponis kelahiran Jakarta, Mei 1914 ini merupakan pemain rebana. Tak heran apabila Ismail mempunyai kecintaan kepada dunia seni. Pada 1923, Ismail Marzuki bergabung dengan perkumpulan musik Lief Java. Melalui perkumpulan tersebut, bakat Ismail pun terasah sebagai pencipta lagu hingga instrumentalis.
Baca juga: 5 Tokoh TNI AL Diberi Gelar Pahlawan, Nomor 4 Gagah Berani Lawan Belanda di Laut Arafuru
Ia juga pernah tergabung pada orkes radio pada Honso Kanri Kyoku, radio militer Jepang yang kemudian berubah menjadi Radio Republik Indonesia (RRI). Ketika Belanda datang ke Indonesia, ia sempat keluar dari RRI, namun kembali bergabung ketika RRI berhasil diambil alih. Pada Pemilu 1955, ia menciptakan lagu untuk pemilihan umum. Ismail Marzuki meninggal dunia pada Mei 1958.
Baca juga: 5 Pahlawan yang Meninggal di Bulan Agustus, WR Supratman Salah Satunya
2. WR Supratman
Wage Rudolf Supratman atau yang lebih dikenal dengan WR Supratman adalah pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pria kelahiran Purworejo, Maret 1903 ini memulai pendidikan di Frobelscholl (sekolah taman kanak-kanak) pada 1907. Lalu pada 1919, ia lulus ujian Klein Ambtenaae Examen atau ujian untuk calon pegawai). Usai lulus ujian tersebut, WR Supratman melanjutkan pendidikan di Normaalschool (sekolah pendidikan guru).