Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Daftar Seniman Diangkat Jadi Pahlawan Nasional, Nomor 2 Pencipta Lagu Indonesia Raya

Tim Litbang MPI , Jurnalis-Rabu, 17 Agustus 2022 |08:00 WIB
Daftar Seniman Diangkat Jadi Pahlawan Nasional, Nomor 2 Pencipta Lagu Indonesia Raya
Ilustrasi (Foto: rajaagam.worldpress)
A
A
A

Karier bermusik WR Supratman tak terlepas dari peran sang kakak ipar, WM Van Eldick. Van Eldick memberikan hadiah biola ketika WR Supratman berulang tahun ke-17. Bersama dengan sang kakak ipar, ia mendirikan grup jazz bernama Black and White. Kepandaiannya bermusik digunakan untuk menciptakan lagu-lagu perjuangan, termasuk Indonesia Raya.

Terciptanya lagu Indonesia Raya ini dilatarbelakangi oleh rasa nasionalisme serta pergerakan yang dirasakan oleh WR Supratman. Lagu Indonesia Raya yang diciptakan WR Supratman pertama kali dinyanyikan pada Kongres Pemuda II. Atas jasanya, WR Supratman diberi gelar pahlawan nasional melalui Keppres No.16/SK/1971 pada 20 Mei 1971.

Baca juga: 4 Pahlawan Nasional yang Gugur Sebelum Indonesia Merdeka, Ada Cipto Mangunkusumo

3. Usmar Ismail

Usmar Ismail dikenal sebagai pelopor drama modern serta Bapak Film Indonesia. Ia lahir di Bukittinggi, 20 Maret 1921. Ketika di bangku SMA, ia mulai banyak terlibat dengan dunia sastra. Usmar pun mulai memperdalam pengetahuan dramanya serta aktif pada kegiatan drama di sekolah. Pada 1943, ia bersama kakaknya, El Hakim, juga Rosihan Anwar, Cornel Simanjuntak, dan HB Jassin, mendirikan kelompok sandiwara Maya. Kelompok ini mementaskan sandiwara dengan menggunakan teknik teater barat. Sandiwara yang dipentaskan Maya antara lain Mutiara dari Nusa Laut hingga Taufan di Atas Asia. Usai kemerdekaan, Usmar Ismail menjalani dinas militer serta aktif di dunia jurnalistik. Ketika menjadi seorang wartawan, ia pernah dijebloskan ke penjara oleh Belanda lantaran dituduh terlibat kegiatan subversi.

Baca juga: 5 Tokoh TNI AL Bergelar Pahlawan Nasional, RE Martadinata Salah Satunya

Usmar Ismail kemudian menaruh perhatian pada perfilman. Film yang pernah disutradarai oleh Usmar adalah Darah dan Doa hingga Pejuang. Pada Januari 1971, Usmar Ismail meninggal dunia. Usmar Ismail ditetapkan pahlawan nasional oleh pemerintah pada 2021.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement