Kapal minyak jenis LCT ini telah melakukan pembongkaran bahan bakar minyak jenis pertamax, bio solar, dexlite dan minyak tanah. Lantaran belum memiliki surat jalan ke Kabupaten Merauke, kapal tersebut berlabuh di Dermaga Pertamina.
Dari 12 korban di kapal LCT, satu orang meninggal dunia bernama Markus Tangke. Kemudian dua orang hilang bernama Pardi dan Herman. Dua lagi orang masing-masing bernama Narli selaku kapten atau nakhoda dan Fadli mengalami luka bakar, sementara Hawi mengalami luka ringan. Ayub, Sutopo Ali, Elbin, Rauf, Opiq dan Bunga Ayub dalam keadaan selamat.
Sedangkan dalam kapal kayu Purnama yang terdiri dari empat orang, masing-masingnya adalah Syahrul dan Callu mengalami luka bakar. Sedangkan Rama dan Ucok juga hilang dalam peristiwa itu.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.