Sebelumnya dosen Universitas Nasional, Dr Made Adnyana, menilai sistem perbankan Indonesia yang kurang maksimal memberikan perlindungan kepada nasabah.
Sementara itu, Fraud Management & Recovery Desk Head Bank BRI, Sigit Prasetyanto membeberkan sejumlah modus freud eksternal, yaitu:
1. Skimming kartu ATM juga pemasangan kamera mini untuk mengcopy PIN;
2. Pelaku pura-pura kenal lalu membujuk korban untuk mengirim uang/pulsa/waller;
3. Pelaku pura-pura jadi pihak bank untuk memperoleh informasi untuk memindahkan dana nasabah;
4. Pelaku pura-pura pihak bank untuk berupaya memperoleh informasi yang dibutuhkan via website palsu untuk mengambil alih fasilitas keuangan nasabah;
5. Pelaku berusaha memperoleh SIM Card untuk dapatkan SMS OTP untuk foto password dan PIN.
(Erha Aprili Ramadhoni)