Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh Konsorsium 303 dan Kerajaan Sambo, DPR: Kapolri Jangan Diam

Kiswondari , Jurnalis-Rabu, 24 Agustus 2022 |16:43 WIB
Heboh Konsorsium 303 dan Kerajaan Sambo, DPR: Kapolri Jangan Diam
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/medsos
A
A
A

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan melihat bahwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, telah berkembang ke berbagai isu liar. Mulai dari Konsorsium 303 hingga Kaisar Sambo.

(Baca juga: Bharada E Bongkar Pembunuhan Brigadir J Depan Kapolri karena Janji Palsu SP3 Ferdy Sambo)

Arteria meminta agar kasus Brigadir Yosua ini harus diperjelas, harus dipilih mana yang suara-suara yang yang terkait dan mana yang hanya noise atau suara-suara gangguan semata.

“Penegakan hukumnya harus clear, polemik di luar kasus harus bisa dipisah. Pak Kapolri harus berani memilah memilih mana yang voice mana yang noise. Cermati betul,” kata Arteria dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/8/2022).

Politikus PDI Perjuangan ini pun mengaku sedih dan geram karena orang-orang berbicara seenaknya, bahkan ugal-ugalan.

Dikatakannya, penasihat hukum yang ia tak sebut namanya juga tidak fokus lagi pada kasus Brigadir Yosua, tapi pada Konsorsium 303, mafia tambang, bahkan mengadu domba Sambo dengan Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto.

“Bahkan cenderung penasihat hukum atau apa bicaranya udah ga bicara Yosua bicaranya 303, mafia tambang, bicaranya adu domba mas Agus dan Sambo. Ini ada organ juga yang mengoreksi ini pak tidak bisa dibiarkan ancur Pak,” ujarnya.

Dia juga menyayangkan bahwa ada suara-suara yang mendorong penonaktifan Kapolri, pemberhentian sementara bahkan diganti permanen. Menurutnya, isu-isu liar ini seperti gerakan yang sistematis dan terstruktur. Untuk itu, ia meminta agar Kapolri dan jajaran tidak tinggal diam, gunakan Cyber Crime Polri.

“Kalau kita lihat iramanya itu, bapak mainkan itu panggil tim media bapak ini gerakannya terstruktur sistematis dan masif tapi Polri diam. Pak Agus pakai Cyber Crime, mainkan. Halal mas itu mas,” tandasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement