Share

KUA di Indramayu Dibobol Maling, Brankas Berisi 154 Pasang Buku Nikah Raib

Andrian Supendi, MNC Portal · Sabtu 27 Agustus 2022 06:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 27 525 2655500 kua-di-indramayu-dibobol-maling-brankas-berisi-154-pasang-buku-nikah-raib-t6fauycABj.jpg Ilustrasi/ Doc: Freepik

INDRAMAYU - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dibobol maling, Jumat (26/8/2022). Akibatnya, brankas berisi 154 pasang buku nikah raib digondol pencuri.

Tak hanya itu, satu unit laptop dan satu unit CPU komputer serta satu buah tabung gas 3kg pun turut hilang. Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian.

 BACA JUGA:Link Live Streaming Semifinal BWF World Championship 2022 Dapat Disaksikan di Sini!

Saat dikonfigurasi, Kapolres Indramayu, AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Juntinyuat, Iptu Dedi Wahyudi membenarkan atas adanya kejadian tersebut.

Ia mengatakan, peristiwa pencurian itu pertama kali diketahui oleh Imron (55), penjaga KUA. Sekira pukul 06.30, Imron membuka pintu depan KUA yang masih terkunci. Setelah masuk, Ia melihat pintu ruang Ketua KUA terbuka dengan keadaan berantakan.

"Kaget dengan hal itu, akhirnya penjaga KUA tersebut menghubungi pegawai Kecamatan Juntinyuat bernama Supendi (50), yang saat itu sedang berada di kantornya tepat disebelah KUA, lalu melaporkanya ke Polsek Juntinyuat," kata Iptu Dedi.

 BACA JUGA:Diperiksa 12 Jam Lebih, Putri Candrawathi Menolak Disangkakan Terlibat Pembunuhan Berencana

Setelah mendapat laporan, lanjut Iptu Dedi Wahyudi, anggota Polsek Juntinyuat bersama Piket Reskrim juga Tim Inafis Polres Indramayu langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

Berdasar hasil dari olah TKP tersebut, pihaknya menduga, saat menjalankan aksinya pelaku lebih dari dua orang.

"Diduga pelaku masuk dengan cara merusak jendela dan teralis ruang arsip, kemudian merusak pintu-pintu ruangan yang pada saat itu dalam keadaan terkunci. Selain itu, pelaku juga diduga menggeser brankas dengan menggunakan bantal sebagai alas," ungkapnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Iptu Dedi Wahyudi menambahkan, terkait kejadian tersebut, pihaknya telah menyita barang bukti berupa satu buah tas laptop warna hitam dan satu buah bantal yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menarik brankas.

"Untuk total kerugian masih dalam perhitungan," ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini