Share

Lengkap! Ini Arti dan Makna Lambang ASEAN Beserta Sejarah Berdirinya

Adinda Tasya Mutiara, Okezone · Jum'at 09 September 2022 13:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 18 2664169 lengkap-ini-arti-dan-makna-lambang-asean-beserta-sejarah-berdirinya-h8zSXnVjx1.jpg Ilustrasi negara ASEAN (Foto: Reuters)

JAKARTAAssociation of Southeast Asian Nations (ASEAN) atau dalam Bahasa Indonesia disebut Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara merupakan organisasi yang menghimpun negara-negara di Asia Tenggara.

Terdiri dari 10 negara di Asia Tenggara yang didirikan pada 8 Agustus 1967 oleh lima negara yang memprakarsainya, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand. ASEAN sendiri terbentuk karena adanya sebuah tujuan untuk memakmurkan negara-negara yang masuk ke dalamnya.

ASEAN sama seperti organisasi internasional lainnya, yang memiliki makna atau arti pada lambangnya.

Baca juga: Wajib Diketahui! Ini Peran Penting Indonesia di ASEAN

Lambang ASEAN adalah seikat padi berwarna kuning dengan latar belakang warna merah dan dikelilingi lingkaran putih serta biru. Tepat di bawah logo padi terdapat tulisan ASEAN, semua lambang menjadi satu kesatuan yang memiliki makna di dalamnya.

Baca juga: Peristiwa 8 Agustus: Berdirinya ASEAN 

Melansir dari situs resmi ASEAN, lambanng bendera ASEAN mempunyai martabat yang harus diperlakukan dengan hormat dan tidak boleh dihina. Berikut arti dan makna keseluruhan lambang ASEAN yang berbeda-beda, diantaranya:

• Warna biru: Melambangkan perdamaian dan stabilitas.

• Warna merah: Melambangkan keberanian dan dinamisme.

• Warna putih: Melambangkan kesucian.

• Warna kuning: Melambangkan kemakmuran.

• Tangkai padi: Melambangkan impian para Founding Fathers ASEAN yang terdiri dari semua negara di Asia Tenggara, berarti terikat bersama dalam persahabatan dan solidaritas.

• Lingkaran: Melambangkan kesatuan ASEAN

Follow Berita Okezone di Google News

Jika dilihat secara keseluruhan, bendera ASEAN memiliki simbol persatuan dan dukungan negara-negara anggotanya untuk prinsip dan upaya dalam ASEAN dan sebagai saran mempromosikan negara-negara yang termasuk di dalamnya.

Tentang berdirinya ASEAN bermula dari lima Menteri Luar Negeri di Asia Tenggara, yakni Adam Malik dari Indonesia, Tun Abdul Razak dari Malaysia, Narciso R Ramos dari Filipina, S Rajaratman dari Singapura dan Thanat Khoman dari Thailand duduk bersama di aula gedung Departemen Luar Negeri di Bangkok, Thailand dan menandatangani sebuah dokumen bernama Deklarasi ASEAN.

Berdasarkan dokumen itu, lahirlah Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang beranggotakan lima negara saja. Seiring berjalannya waktu, negara-negara lain di Asia Tenggara mulai bergabung menjadi anggota ASEAN.

Pada 7 Januari 1984, Berunei Darussalam bergabung, diikuti oleh Vietnam pada 28 Juli 1995, Laos dan Myanmar pada 23 Juli 1997, dan Kamboja pada 30 April 1999. Hingga kini, 10 negara di kawasan Asia Tenggara sudah tergabung menjadi anggota ASEAN.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini