JAKARTA - Seorang pelaku pencurian telepon seluler (Ponsel) berinisial AB (40) diciduk korbannya saat sedang asyik ngopi di sebuah warung milik korban di Pasar Rajawali, Pademangan, Jakarta Utara.
Kerabat korban, Epi Rapita (25) menceritakan, kejadian pencurian handphone yang melanda Miftah Nurul Azizah terjadi 10 bulan lalu di supermarket kawasan Lokasari, Jakarta Barat.
"Itu kejadiannya udah 10 bulanan, ada hampir setahun. Awalnya saya sama sodara, kita makan. Tiba-tiba dia (pelaku) bawa makanan, minta izin duduk dekat kita. Karena tempat umum, kata saya ya silakan," kata Epi saat dikonfirmasi Jumat (9/9/2022).
Tidak lama kemudian, korban beranjak sejenak ke toilet dan diikuti pelaku. Sebelum masuk ke toilet, pelaku sempat meminjam handphone korban dengan alasan hendak menelepon seseorang.
Kata Epi, saat itu korban diduga dihipnotis oleh pelaku lantaran tak sadar handphone-nya dipinjam. Pelaku kemudian langsung membawa kabur handphone Redmi Note 8 Pro milik korban.
"Nggak sadar korbannya. Sudah ngasih hape aja, dia waktu itu nanya ke mana bapak-bapak yang tadi, ya udah hapenya dimalingin ternyata," Ungkapnya.
Namun tidak ada yang menyangka, jika kasus yang hampir setahun kemudian, tanpa disangka-sangka korban menemukan sekaligus menciduk pelaku. Hal ini terjadi saat korban membuka warung bensinnya di dekat Pasar Rajawali.
Karena diguyur hujan di tengah jalan, Epi lantas membelokkan motornya ke warung kopi milik korban Miftah yang juga berada di dekat pasar tersebut. Di warung kopi tersebut, Epi melihat keberadaan pelaku yang tengah asyik menikmati kopinya.