"Kami percaya apa yanv kamj lakukan akan lebih bajyak lagi aoakah restoran, hotel yang akan bermunculan. Karena apa? Karena mereka bisa merasakan suasana baru," imbuhnya.
Seperti diketahui, program revitalisasi Kota Tua di kawasan Jakarta Barat dan Utara telah menghabiskan biaya sebesar Rp 102 miliar. Dalam program itu, revitalisasi meliputi jalur pedestrian beserta fasilitas umumm
Dinas Bina Marga menata jalur pedistrian Kota Tua sepanjang 2.110 meter atau lebih dari 2 km. Lebar plasa antara 11 meter hingga 27 meter. Sedangkan lebar trotoar antara 2 meter hingga 5 meter. Kondisi ini tentu memanjakan para pejalan kaki.
Dengan wajah baru, transportasi umum Kota Tua kini juga telah terintegrasi commuterline atau KRL hingga Bus TransJakarta. Dengan begitu, pengunjung dapat mudah mengakses Kota Tua Jakarta.
Adapun kawaaan Kota Tua yang direvitalisasi ialah pengendalian banjir di kanal Museum Bahari, penataan kali besar timur, penataan kawasan pedestrian jalan lada dan Plaza Beos, pembangunan Kampung Susun Kunir, Kampung Susun Tongkol, dan Kampung Akuarium.
(Khafid Mardiyansyah)