Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rangkaian Gempa di Mentawai, BMKG Imbau Masyarakat Agar Waspada Adanya Pergerakan Tanah

Dimas Choirul , Jurnalis-Senin, 12 September 2022 |12:54 WIB
 Rangkaian Gempa di Mentawai, BMKG Imbau Masyarakat Agar Waspada Adanya Pergerakan Tanah
Korban gempa Mentawai
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan kembali adanya guncangan gempa di wilayah Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada Senin (12/9/2022) pagi.

(Baca juga: Update Gempa M 6,1 Mentawai, 5.756 Mengungsi dan 22 Bangunan Rusak)

Gempa bumi ini merupakan rangkaian dari gempa bumi yang terjadi pada tanggal 11 September 2022 pukul 06.10 WIB M6,2.

Hasil monitoring BMKG, hingga tanggal 12 September 2022 pukul 02.20 WIB tercatat 5 aktifitas rangkaian gempa bumi.

Diketahui, gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M4,9. Hasil analisis BMKG menunjukkan Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,22° LS ; 98,50° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 26 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng di zona Megathrust Mentawai - Siberut," kata Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono.

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di Sagulubeg IV-V MMI, Padang dan Padang Panjang intensitas III MMI. "Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,"pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement