"Akibat pengeroyokan yang terjadi, anak saya mengalami benjol-benjol di kepala, luka dan lebam di beberapa bagian tubuh, hingga gendang telinga sebelah kiri pecah," katanya.
Neneng pun berharap kasus anaknya tersebut segera ditangani oleh aparat kepolisian. Ia khawatir peristiwa serupa dialami oleh santri lain di kemudian hari.
Dari informasi yang dihimpun, laporan kasus ini telah diproses oleh Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Garut. Orang tua AH sendiri telah berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) terkait hal tersebut Senin siang.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.