Share

Ramalan Nostradamus: Raja Charles Akan Turun Takhta demi Pangeran William

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 20 September 2022 15:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 18 2671339 ramalan-nostradamus-raja-charles-akan-turun-takhta-demi-pangeran-william-uDZPqBC19j.jpg Nostradamus. (Foto: History)

LONDON – Ratu Elizabeth II baru saja dimakamkan secara kenegaraan pada Senin, 19 September 2022 setelah meninggal dunia di usia 96 tahun pada awal bulan ini. Charles III, putra sang ratu kini telah menjadi raja baru Inggris. 

Nostradamus, yang dikenal dengan ramalannya tentang masa depan, mungkin telah memprediksi peristiwa ini dan nasib monarki Inggris setelah meninggalnya Ratu Elizabeth dalam karyanya. 

Michel de Nostredame, lebih sering disebut sebagai Nostradamus, adalah seorang peramal dan peramal Prancis yang terkenal karena karyanya "Les Prophéties" yang ia terbitkan pada 1555. Menurut dia, karya-karya tersebut adalah kumpulan prediksi tentang peristiwa masa depan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Les Prophéties telah ditafsirkan ulang oleh banyak penulis berbeda yang menerapkan "prediksi" Nostradamus pada peristiwa di masa modern.

Salah satu penulis yang pernah menilai karya Nostradamus adalah Mario Reading. Reading menulis bukunya, Nostradamus: The Complete Prophesies for the Future, pada 2005. Dia juga disebut sebagai salah satu pakar terkemuka dalam ramalan yang dibuat oleh Nostradamus selama hidupnya.

BACA JUGA: Ramalan Nostradamus yang Gemparkan Dunia Terjadi Sepanjang 2018

Di antara interpretasi Reading terkait karya Nostradamus, terdapat ramalan tentang monarki Inggris.

Dilansir dari Vintage News, menurut klaim Reading, Nostradamus meramalkan bahwa “Raja Charles III, lelah dengan serangan terus-menerus terhadap dirinya dan istri keduanya dalam dua puluh lima tahun sejak kematian istri pertamanya, Putri Diana, memutuskan untuk turun tahta demi Pangeran William.”

Prediksi lainnya antara lain akan terjadi Perang Dunia Ketiga yang dimulai pada 2023.

Follow Berita Okezone di Google News

Pertanyaannya, kemudian, adalah bagaimana mungkin seseorang yang hidup bertahun-tahun sebelum Ratu Elizabeth dan Raja Charles ada untuk membuat prediksi yang akurat tentang masa depan mereka? Pada dasarnya, Nostradamus tidak meramalkan hal itu.

Karya asli Nostradamus dari berabad-abad yang lalu tidak membuat referensi khusus ke monarki Inggris pada 2022, dan ramalan yang disebutkan Reading tampaknya hanya merupakan interpretasinya saja.

Prediksi Nostradamus juga tidak spesifik untuk satu negara di dunia. Sementara Reading memberikan interpretasi yang menarik, dan tentu saja masuk akal, atas karya Nostradamus, ia juga menunjukkan betapa kaburnya ramalan orang Prancis itu. Dia menyertakan salinan tulisan aslinya di awal bab.

Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, bunyinya “Karena mereka tidak menyetujui perceraiannya; Seorang pria, yang kemudian mereka anggap tidak layak; Orang-orang akan memaksa keluar Raja Kepulauan; Seorang pria akan menggantikan dia yang tidak pernah diharapkan menjadi raja.”

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini