LONDON – Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau menjadi sasaran kritik setelah video yang menyebar di media sosial memperlihatkannya menyanyi “Bohemian Rhapsody” band rock Queen di hotel menjelang pemakaman Ratu Elizabeth.
Ratu Elizabeth adalah kepala negara Kanada dan Trudeau menetapkan 19 September sebagai hari berkabung nasional di Kanada. Pengkritiknya menuding Trudeau kurang hormat terhadap Ratu Elizabeth dengan aksi musikalnya itu.
Diwartakan BBC, video itu telah dibagikan di media sosial dan telah dikonfirmasi sebagai video asli oleh juru bicara perdana menteri, namun tidak jelas siapa yang merekamnya. Video itu direkam di Hotel Corinthia, London, Inggris tempat tinggal delegasi Kanada, pada Sabtu malam 17 September.
Dalam video itu Trudeau terlihat mengenakan kaos, bersandar pada piano sementara Gregory Charles, seorang musisi dari Quebec dan penerima Order of Canada, memainkan Bohemian Rhapsody.
Sang PM terdengar menyanyikan lirik lagu terkenal itu: "easy come, easy go, little high, little low".
Kepada surat kabar Kanada Globe and Mail Charles mengatakan bahwa mereka bernyanyi bersama selama dua jam, dan itu "sangat menyenangkan". Charles mengatakan acara itu mengingatkannya pada pemakaman Karibia dalam memadukan momen suram dengan mereka yang merayakan kehidupan.
Namun video tersebut menuai kritik dari beberapa komentator Kanada dan anggota masyarakat.
"Memalukan bahkan tidak menutupinya," tulis Andrew Coyne, kolumnis Globe and Mail, di Twitter.
"Dia perdana menteri, di tempat umum, pada malam pemakaman Ratu. Dan seperti inikah sikapnya?"
Vivian Bercovici, mantan duta besar Kanada untuk Israel, mengatakan: "Dia adalah perdana menteri Kanada yang mewakili Kanada pada minggu berkabung untuk Ratu. Kepala negara kita. Ini bukan tentang Justin. Tapi dia harus tumbuh dewasa."
Kantor Trudeau membela sang perdana menteri dengan juru bicaranya mengatakan: : "Setelah makan malam pada hari Sabtu, perdana menteri bergabung dengan pertemuan kecil dengan anggota delegasi Kanada, yang telah berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada kehidupan dan pelayanan Yang Mulia.
"Gregory Charles, seorang musisi terkenal dari Quebec dan penerima Order of Canada, bermain piano di lobi hotel yang mengakibatkan beberapa anggota delegasi termasuk perdana menteri bergabung."
Juru bicara itu menunjukkan "perdana menteri telah mengambil bagian dalam berbagai kegiatan untuk memberi penghormatan kepada Ratu".
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.