Share

Takut Disuruh Perang, Banyak Warga Rusia Melarikan Diri Akibat Mobilisasi Militer Putin

Susi Susanti, Okezone · Sabtu 24 September 2022 10:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 18 2674073 takut-disuruh-perang-banyak-warga-rusia-melarikan-diri-akibat-mobilisasi-militer-putin-zYIfMuENo8.jpeg Banyak warga Rusia melarikan diri usai mobilisasi militer yang diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Reuters)

RUSIA – Mobilisasi militer Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru yang mengumumkan setidaknya 300.000 tentara tambahan untuk perang di Ukraina telah menyebabkan banyak orang Rusia terutama para pemuda yang masuk dalam usia pertempuran melarikan diri.

Seorang pemuda Rusia yang meninggalkan St Petersburg ke Kazakhstan untuk menghindari mobilisasi itu mengatakan kepada program sumber luar BBC World Service bahwa sebagian besar temannya juga sudah pergi meninggalkan Rusia.

"Saat ini, saya merasa itu adalah keruntuhan total. Saya tahu mungkin hanya satu atau dua orang yang tidak memikirkan pengasingan sekarang," katanya, dikutip BBC.

Baca juga:  Mobilisasi Militer Putin, Warga Berbondong-bondong Cari Cara Tinggalkan Rusia Melalui Google

Dia mengatakan beberapa orang seperti dirinya bepergian melintasi perbatasan, sedangkan yang lain pergi ke desa-desa kecil Rusia untuk bersembunyi.

Baca juga: Soal Mobilisasi Militer Putin, Ini Reaksi Keras Dunia Internasional

"Masalah besar Rusia adalah bahwa kami tidak memikirkan perang di Ukraina pada bulan Februari seperti yang kami pikirkan sekarang," katanya.

Sebelumnya, antrean panjang terlihat bermunculan di sepanjang perbatasan Rusia ketika orang-orang berusaha meninggalkan negara itu untuk menghindari mobilisasi militer untuk perang di Ukraina.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Seorang pria, yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan kepada wartawan BBC Rayhan Demytrie bahwa dia telah mengambil paspornya dan menuju ke perbatasan, tanpa mengemas apa pun, segera setelah pengumuman Putin - karena dia termasuk dalam kelompok yang berpotensi dikirim ke perang.

Beberapa saksi memperkirakan antrean mobil di pos pemeriksaan Upper Lars sekitar 5 km (3 mil), sementara kelompok lain mengatakan butuh tujuh jam untuk melintasi perbatasan. Video dari tempat kejadian menunjukkan beberapa pengemudi meninggalkan mobil atau truk mereka untuk sementara dalam kemacetan lalu lintas.

Kremlin mengatakan laporan tentang para pemuda Rusia yang melarikan diri terlalu dibesar-besarkan.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini