"Bayangkan kita liat di pulau Jawa itu dengan keretanya, sudah sangat maju luar biasa, coba kita liat di Kalimantan termasuk di kampung halaman tuan guru bajang di NTB, sangat menyedihkan jalan-jalan dan kita menimati seolah olah jalan di lautan fasik bergelombang," jelas Isran Noor.
Isran Noor menambahkan apa yang ia sampaikan terkait masalah kesenjangan pembangunan tersebut ini sebenarnya rahasia, namun ia berdiri di mimbar tersebut, sebagai Gubernur Kaltim, bukan Sebagai Kader Partai.
"Terkait soal kesenjangan dan tidak meratanya pembangunan yang saya sampaikan, sebenarnya ini rahasia tapi karena saya sebagai gubernur saya sampaikan ini saya tidak mau bicara sebagai kader partai lain," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.