Share

Kuba Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Adopasi Anak Juga Diperbolehkan

Widi Agustian, Okezone · Selasa 27 September 2022 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 18 2676065 kuba-legalkan-pernikahan-sesama-jenis-adopasi-anak-juga-diperbolehkan-hHMDnTKvme.jpg Seorang perempuan di Kuba baru saja keluar dari bilik suara dalam referendum yang digelar. (Foto: Reuters)

KUBA - Mayoritas rakyat Kuba telah memberikan suara untuk mendukung legalisasi pernikahan sesama jenis dalam referendum nasional. Dewan Pemilihan Nasional negara itu mengumumkan pada Senin (26/9/2022).

Referendum yang berlangsung pada Minggu (25/9/2022) menyetujui undang-undang baru tentang keluarga setebal 100 halaman. Undang-undang tersebut tidak hanya mengizinkan pasangan sesama jenis untuk menikah dan mengadopsi anak, tetapi juga memungkinkan kehamilan melalui ibu pengganti dan memastikan hak dan perlindungan yang lebih luas bagi orang tua, anak-anak dan perempuan, serta tindakan terhadap kekerasan gender.

Presiden Miguel Díaz-Canel merayakan pengesahan langkah itu, dengan mencuit, "Cinta kini menjadi undang-undang." Sekitar 66,9 persen pemilih menyetujui undang-undang keluarga itu, dan 33,1 persen lainnya memilih menentangnya.

Undang-undang baru tersebut menandai momen bersejarah di Kuba, pulau komunis di mana kaum gay dianiaya dan dikirim ke kamp kerja pada tahun 1960-an dan 70-an. Meskipun homoseksualitas dilegalkan di Kuba pada 1979, komunitas gay masih menghadapi diskriminasi.

Reformasi itu merupakan upaya kumulatif aktivis hak-hak kaum gay di Kuba. Pemerintah mempromosikan undang-undang itu melalui kampanye hubungan masyarakat termasuk ribuan pertemuan informatif di seluruh negeri dan di media resmi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Terlepas dari kampanye pemerintah, pemuka agama, termasuk uskup Katolik, menentangnya. Komunitas evangelis Kuba yang berkembang secara terbuka juga menentang, dengan mengatakan undang-undang keluarga itu dapat mengancam keluarga inti tradisional.

Langkah itu telah disetujui Parlemen Kuba, Majelis Nasional, setelah bertahun-tahun berdebat tentang reformasi semacam itu. [ka/jm]

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini