Share

Inggris Pamerkan Uang Koin Baru Bergambar Raja Charles

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 30 September 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 18 2678074 inggris-pamerkan-uang-koin-baru-bergambar-raja-charles-lHSfkSM5xV.jpg Koin bergambar Raja Charles III yang akan diterbitkan Royal Mint dipamerkan di London, Inggris, 29 September 2022. (Foto: Reuters)

LONDON - Koin Inggris pertama yang menampilkan gambar Raja Charles III telah diluncurkan oleh Royal Mint, dengan potret raja baru menghadap ke arah yang berlawanan dengan mendiang ibunya, Ratu Elizabeth, sesuai dengan tradisi.

Gambar baru akan muncul pada koin 50 pence, yang akan mulai beredar dalam beberapa bulan mendatang, dan juga pada koin peringatan 5 pound yang juga menampilkan dua potret baru Elizabeth di sisi sebaliknya.

Sejak monarki dipulihkan pada 1660 setelah 10 tahun republik Oliver Cromwell, sudah menjadi tradisi bagi raja untuk menghadap ke arah yang berlawanan dengan pendahulunya pada koin.

Charles secara pribadi menyetujui potret resmi, yang menunjukkan dia menghadap ke kiri dan dibuat oleh pematung Inggris Martin Jennings. Gambar itu dikelilingi oleh tulisan Latin yang diterjemahkan sebagai "Raja Charles III, dengan Rahmat Tuhan, Pembela Iman".

"Potret itu dipahat dari foto Raja dan terinspirasi oleh patung ikonik yang menghiasi koin Inggris selama berabad-abad," kata Jennings sebagaimana dilansir Reuters.

"Ini adalah karya terkecil yang pernah saya buat, tetapi sangat membuat saya rendah diri mengetahui bahwa itu akan dilihat dan dipegang oleh orang-orang di seluruh dunia selama berabad-abad yang akan datang."

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ratu Elizabeth meninggal pada 8 September dalam usia 96 tahun setelah 70 tahun bertahta. Sekira 27 miliar koin dengan gambarnya sedang beredar dan akan tetap sah karena secara bertahap dihapus dari waktu ke waktu.

"Saat kita berpindah dari era Elizabeth ke era Carolean, ini merupakan perubahan terbesar pada koin Inggris dalam beberapa dekade dan untuk pertama kalinya banyak orang melihat patung yang berbeda," kata Kevin Clancy, direktur The Royal Mint Museum.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini