Share

Simpan Sabu di Bawah Pohon, Kurir Narkoba Ditangkap Polisi

Jefli Oktari, MNC Portal · Jum'at 30 September 2022 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 340 2678459 simpan-sabu-di-bawah-pohon-kurir-narkoba-ditangkap-polisi-6HfncXVpX3.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

SOLOK SELATAN - Satresnarkoba Polres Solok Selatan (Solsel) berhasil menangkap tiga orang tersangka kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, satu tersangka inisial AM (42) adalah bandar dan dua lainnya berperan sebagai kurir yakni, NK (46) dan satu diantaranya merupakan perempuan inisial YA (58).

Kapolres Solsel AKBP Arief Mukti Surya Adhi Shabara melalui Kasat Narkoba AKP Hendri mengatakan, penangkapan ketiga tersangka setelah dilakukan penyelidikan sekitar sebulan.

Pengungkapan ini berawal informasi masyarakat, dan dilakukan penggeledahan di rumah kontrakan tersangka NK. Dan ditemukan 166 paket sabu 36,20 gram bernilai sekitar Rp60 juta.

 BACA JUGA:5 Pengedar Narkoba di Tamansari Ditangkap, 129 Gram Sabu Diamankan

Narkoba diperoleh oleh NK dari bandar AM yang tinggal di Taruko Kuranji Kota Padang sehingga dilakukan pengembangan hingga AM diciduk dikediamannya.

"Tersangka NK bertugas untuk melempar atau meletakan paket sabu disuatu tempat untuk diambil oleh pembeli," kata AKBP Arief melalui AKP Hendri, Jumat (30/9/2022).

 BACA JUGA:Ditangkap Polisi, Putri Imam S Arifin Ngaku Terdesak Ekonomi hingga Konsumsi Sabu

Akan tetapi, lanjut dia, NK melempar atau meletakan paket sabu setelah ada perintah dari AM karena pembeli langsung berkomunikasi dengan AM melalui Handphone dan uang pembelian tersebut langsung ditransfer ke rekening AM.

"NK mengakui bahwa ia telah 2 kali melakoni pekerjaan itu. Dan NK juga mengakui bahwa keuntungan bagi dirinya dengan bekerja sama dengan AM adalah ia diberi tempat tinggal, diberi uang untuk kebutuhan sehari-hari dan bebas mengkonsumsi sabu milik AM," lanjut dia.

 .

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Kemudian, peran dari tersangka YA yang juga kurir dari AM terungkap saat dilakukan pemeriksaan terhadap handphone AM.

"Ditemukan ada chatingan WhatsApp tersangka AM dengan YA," beber dia.

Isi percakapan WhatsApp itu, lanjut dia, bahwa AM mengirim paket ke rumah kontrakan YA di Bangun Rejo via travel.

"Setelah paket sabu sampai di tangan YA dan menyimpannya didalam kardus yang berada di warung kontrakannya," tambah dia.

YA mengaku telah menerima paket sabu milik AM tersebut sebanyak 4 kali.

"YA mengakui bahwa ia pernah meletakan paket sabu milik AM tersebut dibawah pohon lengkeng, pohon pepaya, pohon jambu dan pohon pisang di sekitar tempat ia tinggal," ujarnya.

Dari hasil penjualan itu, YA mengaku diberi uang oleh AM yang dikirim melalui transfer sebanyak Rp250 ribu dan Rp150 ribu.

"Terakhir diberikan langsung oleh NK sebanyak Rp150 ribu," tuturnya.

Pengungkapan kasus pertama di Jorong Kampuang Tangah Nagari Lubuk Gadang Timur Kecamatan Sangir pada Selasa 13 September 2022 sekira pukul 00.30 WIB. "Berdasarkan tes urine ketiganya positif mengkonsumsi sabu," kata dia.

Barang bukti sabu langsung dilakukan pemusnahan yang disaksikan Jaksa dari Kejaksaan Negeri Solok Selatan pada Kamis 29 September 2022. Tersangka AM merupakan DPO SatResnarkoba Polres Solok Selatan pada tahun 2020 dengan nomor: DPO/13/V/2020/ Sat Resnarkoba, tanggal 12 Mei 2020.

Terhadap pelaku terancam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang - Undang RI No.35 tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman dipidana dengan Pidana Mati, Pidana Penjara Seumur Hidup atau Pidana Penjara Paling Singkat 6 (enam) tahun dan Paling Lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda Rp10 miliar

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini