Share

2 Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru Ditemukan

Zulkifli Yunus , SUN TV · Sabtu 01 Oktober 2022 00:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 340 2678521 2-korban-longsor-tambang-emas-di-kotabaru-ditemukan-vLno6hn79W.jpg Tim SAR temukan korban longsor tambang emas di Kotabaru. (iNews/Zulkifli Yunus)

KOTABARU - Tim SAR gabungan menemukan lagi dua jasad korban longsor di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada hari pencarian keempat, Jumat (30/9/2022). Korban atas nama Sahdi dan Amut.

Sahdi ditemukan Tim SAR gabungan pada pukul 11.26 Wita. Pencarian dengan menggunakan eksavator dihentikan ketika Tim SAR gabungan melihat tanda-tanda adanya jasad yang tertimbun di lokasi yang mereka gali.

Tim SAR Gabungan dari pukul 10.32 Wita sampai pukul 11.26 Wita melakukan pencarian secara manual untuk menghindarkan cedera pada jasad yang dicari, sampai akhirnya Tim SAR gabungan menemukan jasad warga Desa Sungai Pinang, Kabupaten Tanah Laut itu dalam keadaan tertelungkup di bawah timbunan longsor.

Selang beberapa jam kemudian Tim SAR Gabungan menemukan jasad Amut, warga asal Barabai, Hulu Sungai Tengah. Lelaki berusia 40 tahun itu juga ditemukan setelah Tim SAR Gabugan melakukan penggalian secara manual hamper satu jam lebih.

Penemuan dua jasad tersebut disampaikan Basarnas Banjarmasin, kepada awak media di Kalimantan Selatan. Rencananya usai pemeriksaan medis jasad akan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.

Kepala Desa Sungai Pinang, Muhammad Padli, saat dikonfirmasi membenarkan warganya korban longsor di Kotabaru sudah ditemukan.

“Saya dapat kabar siang tadi (Jumat 30/9) dari salah seorang kerabat korban,” kata Kades melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Dengan ditemukannya Sahdi dan Amut, korban yang masih dicari tinggal dua orang, atas nama Parin (25 tahun) asal Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Ravi (28 Tahun) asal Rantau, Kabupaten Tapin.

Sehari sebelumnya (Kamis 29/9) juga menemukan jasad korban longsor bernama Bulkini asal Palingkau Lama, Kabupaten Kapuas.

Musibah longsor tambang emas tradisional ini terjadi pada Senin (26/9) sekitar pukul 23.00 Wita, Lima orang ditemukan meninggal dan lima orang dalam pencarian, sedangkan enam orang lainnya ditemukan dalam kondisi selamat.

Lokasi kejadian berada di kawasan pegunungan Meratus yang jaraknya sekitar 150 kilo meter dari Kotabaru ibukota Kabupaten Kotabaru atau sekitar 350 kilometer dari kota Banjarmasin.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini