Share

Siswa SMP Dibully hingga Hampir Digilas Motor, Polda Jabar Lakukan Pendalaman

Agung Bakti Sarasa, Koran Sindo · Jum'at 30 September 2022 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 525 2678193 siswa-smp-dibully-hingga-hampir-digilas-motor-polda-jabar-lakukan-pendalaman-l73DYq2qMP.jpg Siswa SMP dibully hingga hampir digilas motor. (Foto: Agung Bakti)

BANDUNG - Polda Jawa Barat bakal mendalami kasus perundungan atau bullying yang menimpa siswa SMP. Kasus tersebut terbilang cukup sadis karena korban mendapatkan penyiksaan hingga hampir digilas motor.

Diketahui, aksi tak terpuji yang dilakukan sejumlah siswa SMP kepada seorang siswa SMP lainnya itu terekam kamera video dan viral di berbagai aplikasi media sosial (medsos).

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, pihaknya memberikan atensi khusus untuk kasus tersebut. Bahkan, pihaknya akan melakukan pendalaman.

"Kita akan dalami," tegas Kombes Pol Ibrahim, Jumat (30/9/2022).

Tidak hanya itu, Kombes Pol Ibrahim juga meyakinkan pihaknya bersama jajaran polres-polres di Jabar akan melacak lokasi untuk memastikan di mana kasus bullying tersebut terjadi.

"Ya (mencari lokasi kejadian perundungan)," katanya.

Ibrahim juga mengimbau orang tua korban yang ada dalam video viral itu segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah dan kepolisian.

 Baca juga: Viral Siswa SMP di Sumedang Dibully Teman-Temannya, Diinjak-injak hingga Hampir Digilas Motor

Sebelumnya diberitakan, dalam video yang beredar di berbagai aplikasi medsos, tampak seorang remaja yang masih berseragam sekolah disiksa beramai-ramai oleh remaja sebayanya yang juga masih menggunakan seragam sekolah.

Korban terus-terusan mendapatkan kekerasan fisik, mulai dari dipukul, ditendang, hingga diinjak-injak kepalanya. Dalam video juga terdengar sumpah serapah para pelaku menggunakan bahasa Sunda kasar kepada korban.

Korban sendiri berkali-kali sempat meminta ampun kepada para pelaku sambil melindungi kepalanya dengan tangan dari tindakan pelaku yang terus menginjak-nginjak kepala korban. Namun, bukannya berhenti menganiaya, para pelaku malah terus-terusan menyiksa korban.

"Jor, sok sia a*j*n*, sok rek bebeja ka saha sia a*j*n*. Sok sia hayang digeleng ku motor, sok," ujar salah seorang pelaku sambil terus menginjak-nginjak kepala korban.

"Ampun a, ampun a," ujar korban yang terus dihujani tendangan di kepalanya.

Lebih parahnya lagi, para pelaku juga hampir menggilas korban yang terduduk tak berdaya dengan sepeda motor. Dalam video terlihat, seorang pelaku lainnya menghidupkan motor dan mengarahkan motornya ke arah korban yang masih terduduk sambil terus mengumpat korban.

Dalam aksi bullying yang dilakukan di lahan kosong yang banyak ditumbuhi pohon bambu itu, usai diinjak-injak, korban kembali dipukul hingga tersungkur. Korban yang kembali berdiri usai tersungkur sempat meminta pelaku untuk tidak main keroyokan.

"Sorangan-sorangan atuh sia a*j*n*," ujar korban membalas perlakuan kasar para pelaku.

Permintaan tersebut dibalas salah seorang pelaku dengan kembali menghajar dan menendang korban berulang kali. Puas menyiksa korban, para pelaku meninggalkan korban seorang diri sambil tertawa cengengesan.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Sok sia a*j*n*, rek bapa sia rek indung sia kadieu sia," ujar pelaku lain yang menggunakan sweater hitam dan tampak masih emosi kepada korban.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus bullying tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Sumedang, Jabar, tepatnya di Kecamatan Sukasari.

Kemudian, dari seragam sekolah yang mereka kenakan, korban dan para pelaku bullying masih berstatus pelajar SMP. Diperoleh informasi pula jika korban dan para pelaku merupakan siswa salah satu SMP negeri di Kabupaten Sumedang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini