Share

Saat Puluhan Emak-Emak Mengamuk di Kantor Polisi, Tak Terima Anak Mereka Dicabuli Guru Ngaji

Rifqa Nisyardhana, Okezone · Jum'at 30 September 2022 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 30 525 2678202 saat-puluhan-emak-emak-mengamuk-di-kantor-polisi-tak-terima-anak-mereka-dicabuli-guru-ngaji-efNiuCYRNy.jpg Emak-Emak Mengamuk di Kantor Polisi (Foto: MPI)

JAKARTA - Aksi puluhan Ibu yang merupakan orang tua dari korban pencabulan mengerubungi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Plered, Desa Babakan Sari, Kecamatan Plered, Purwakarta.

“Mereka datang ke sini sengaja dengan diantar oleh kepala desanya,” jelas Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Plered, Akp Suparian pada Kamis (29/9/2022) sore.

Para keluarga korban mengamuk dan mencoba mengejar saat pelaku diamankan oleh aparat. Mereka juga meminta Mapolsek Plered untuk membuat laporan.

Pelaku pencabulan tersebut merupakan guru ngaji yang bernama Aan (70). Diduga dia melakukan pencabulan kepada 4 anak muridnya yang di bawah umur dengan rentang 11-15 tahun.

Warga lainnya yang ada di sana pun ikut berteriak meluapkan emosi mereka kepada pelaku pencabulan.

Seorang Ibu korban berinisial A mengucapkan sumpah serapah kepada pelaku dengan suara yang keras. Dia memaki-maki Aan karena telah sembarangan memegang bagian-bagian tubuh vital anaknya.

Kasus pencabulan tersebut terungkap setelah korban melapor kepada orang tuanya. Dari hasil pemeriksaan, pelaku melakukan aksi bejatnya dengan menggerayangi tubuh korban saat waktu mengajar ngaji.

“Dalihnya menggeranyangi tubuh korban masih belum didalami,” sambung Suparian ketika dimintai keterangan.

(kha)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini