JAKARTA - Partai Nasdem resmi memutuskan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Keputusan tersebut disampaikan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di Lantai 3 Gedung Nasdem Tower Gondangdia Jakarta Pusat, Senin (3/10/2022).
Berikut 5 fakta Anies Baswedan diusung menjadi capres sebagaimana dirangkum pada Selasa (4/10/2022) :
1. Dipilih dari 3 Nama
Keputusan Partai Nasdem mengusung Anies sebagai capres setelah mempertimbangkan 3 nama. Dalam Rakernas Partai Nasdem di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada 17 Juni 2022, telah ditetapkan 3 nama bakal capres, yaitu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
"Dari tiga nama yang kita usulkan dalam Rakernas lalu akan dipilih menjadi satu. Nama ini mungkin tidak sempurna tapi dalam sistem demokrasi yang kita miliki, keputusan ini untuk persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membedakannya suku, agama, dan ras untuk memimpin negeri ini," ujar Surya Paloh.
2. Pilihan Terbaik Nasdem
Surya Paloh mengaku tetap menjaring nama-nama anak bangsa yang memiliki niat baik untuk kepentingan bangsa dan negara, meskipun dari partai politik lain. Ia mengatakan, keputusan mengusung Anies sebagai pilihan terbaik Partai Nasdem.
"Yang dipilih Nasdem adalah yang terbaik dari yang terbaik dan untuk itulah saya memilih Anies Baswedan. Untuk merubah karakter bangsa dan membawa perbaikan bagi Indonesia," kata Surya Paloh.
3. Terima Pinangan Partai Nasdem
Anies Baswedan menerima pinangan menjadi capres dalam Pilpres 2024 dari Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh di Gedung Nasdem Tower pada Senin (3/10/2022).
"Kami sanggup dan kami menerima permintaan dari Bapak Surya Paloh," ujar Anies.
Ia menyebutkan pihaknya siap berkolaborasi dengan semua pihak untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, maju, dan sejahtera.
"Kalau bersama-sama saya yakin kita bisa melewatinya dengan baik," tutur Anies.