Share

Buntut Tragedi Kanjuruhan, 9 Anggota Polda Jatim Dicopot Termasuk Kapolres Malang

Avirista Midaada, Okezone · Senin 03 Oktober 2022 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 519 2679966 buntut-tragedi-kanjuruhan-9-anggota-polda-jatim-dicopot-termasuk-kapolres-malang-DzU53sJVU7.jpg Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo (foto: dok MNC Portal)

MALANG - Polri juga mencopot orang personel kepolisian pasca tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Kesembilan orang itu sudah termasuk Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat dan komandan batalyon, komandan pleton, dan komando kompi Brimob Polda Jawa Timur.

"Kemudian sesuai perintah Pak Kapolri, Kapolda Jatim melakukan langkah penonaktifan jabatan Danyon dan Danki Brimob sebanyak 9 orang," ucap Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

Baca juga:  Dicopot Buntut Tragedi Kanjuruhan, AKBP Ferli Jadi Pamen di SSDM Polri

Dedi menjelaskan, delapan personel yang dinonaktifkan dari jabatannya adalah Komandan Batalyon (Danyon) AKBP Agus Waluyo, Komandan Kompi (Danki) AKP Hasdarman. Selanjutnya, Komandan Pleton (Danton) Aiptu Solihin, Aiptu M. Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto.

"Danki atas nama AKP Untung, Danton tas nama AKP Danang, kemudian Danton atas nama AKP Nanang, Danton atas nama Aiptu budi. Semua dalam proses pemeriksaan oleh tim malam hari ini," kata Dedi.

 Baca juga: AKBP Putu Kholis Gantikan Posisi Kapolres Malang

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya. Pertandingan sendiri dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2 - 3. Para suporter merangsak masuk ke lapangan dan menyerbu pemain.

Tak hanya para pemain Persebaya saja, pemain Arema FC juga diserang oleh sekitar tiga ribuan Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta. Bahkan petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Selanjutnya 10 mobil dinas kepolisian juga dinyatakan rusak dan tiga mobil pribadi dirusak massa.

Akibat kejadian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut ada sebanyak 125 jiwa meninggal dunia. Tak hanya itu ada 323 korban luka yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Malang dan Kota Malang.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini