Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengunggah Video Pintu Stadion Kanjuruhan Tertutup Diamankan, Ini Kata Mabes Polri

Avirista Midaada , Jurnalis-Selasa, 04 Oktober 2022 |19:54 WIB
Pengunggah Video Pintu Stadion Kanjuruhan Tertutup Diamankan, Ini Kata Mabes Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Avirista Midaada)
A
A
A

Kemudian, para suporter merangsek masuk ke lapangan dan menyerbu pemain. Tak hanya para pemain Persebaya, pemain Arema FC juga dikerubungi para Aremania sesuai pernyataan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Bahkan, petugas kepolisian juga diserang hingga mengakibatkan dua orang kepolisian meninggal dunia. Sebanyak 10 mobil dinas kepolisian dan tiga mobil pribadi juga dirusak massa.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut ada sebanyak 125 jiwa meninggal dunia, pada Minggu 2 Oktober 2022. Selain itu, ada ratusan korban luka yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Malang dan Kota Malang.

Penyebab kematian korban ditenggarao karena berdesakan meninggalkan stadion karena semprotan gas air mata polisi ke arah tribun penonton. Akibatnya, para penonton mengalami sesak napas dan terjadi penumpukan hingga insiden terinjak-injak di pintu keluar stadion.

Sebanyak 9 anggota kepolisian dinonaktifkan dari jabatannya akibat kejadian tersebut, salah satunya Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Selain itu, Komandan Batalyon (Danyon) AKBP Agus Waluyo, Komandan Kompi (Danki) AKP Hasdarman, Komandan Pleton (Danton)dr Aiptu Solihin, Aiptu M. Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto juga dinonaktifkan.

Kemudian, Danki atas nama AKP Untung, Danton atas nama AKP Danang, Danton atas nama AKP Nanang, Danton atas nama Aiptu Budi juga dinonaktifkan.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement