Share

Ini Imbauan Tokoh Adat Sekanto Papua Terkait Lukas Enembe

Edy Siswanto, Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 20:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 340 2680711 ini-imbauan-tokoh-adat-sekanto-papua-untuk-pendukung-lukas-enembe-HnjMZ1UaUH.jpg Lukas Enembe (Foto: Dok Okezone)

KEEROM - Gubernur Papua, Lukas Enembe hingga saat ini belum menghadiri pemeriksaan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kediaman orang nomor satu di Papua itu juga dijaga oleh ratusan pendukungnya.

Ketua Adat Sekanto Keerom Papua, Didimus Werare meminta kepada masyarakat Papua untuk membiarkan KPK melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe yang diduga terlibat dalam kasus Korupsi.

"Dan warga khususnya yang masih berada dikediaman Lukas Enembe untuk kembali ke rumah masing - masing, agar KPK dapat menjalankan tugasnya dalam melakukan pemeriksaan dengan baik terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe," kata Didimus Werare saat ditemui di Keerom, Papua, Selasa (4/10/2022). 

"Kami sudah melihat sudah ada dua kali panggilan KPK, namun Lukas Enembe tidak hadir, dan kami mendukung KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap Lukas Enembe secara profesional," sambungnya.

BACA JUGA:Usai Pramugari Cantik, KPK Periksa Bos dan Pilot PT RDG Airlines di Kasus Lukas Enembe 

Pihaknya mendukung KPK agar diproses melalui jalur hukum demi kelancaran penyelesaian kasus tersebut.

"KPK harus memeriksa Lukas Enembe beserta pejabat terdekatnya agar semua yang berkaitan dengan kasus korupsi dapat dihukum," tuturnya.

BACA JUGA:Lukas Enembe Diduga Gunakan Jet Pribadi dengan Layanan Kelas Satu 

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Didimus mengatakan, Lukas Enembe harus sadar dan mau diperiksa KPK sesuai aturan hukum, apabila pihaknya merasa benar segera disampaikan kepada KPK.

"Kami orang adat tidak akan melakukan intervensi karena tidak mau ada pengorbanan yang sia-sia," tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh warga Papua agar memperbolehkan tim KPK masuk karena Lukas Enembe harus taat hukum.

"Warga dari wilayah Keroom tidak ada yang bergabung dengan Lukas Enembe, mereka bekerja dan tinggal bersama keluarga masing-masing," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini