Share

Mesin Mati, Mobil Pikap Tertabrak Kereta Pangrango di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 07 Oktober 2022 01:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 525 2682269 mesin-mati-mobil-pikap-tertabrak-kereta-pangrango-di-sukabumi-vLrzkpV4Qt.jpg Mobil tertabrak kereta di Sukabumi (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Mobil pikap Suzuki Carry ST 100 tertabrak Kereta Api (KA) Pangrango relasi Bogor-Sukabumi. Kecelakaan itu terjadi di jalan perlintasan rel kereta api, tepatnya di Kampung Kaum Kaler RT 01/01, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (6/10/2022).

Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M Yanuar Fajar, peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, kereta api melaju dari arah Bogor menuju Sukabumi dengan masinis Galang Dwi Prasetio (25). Sedangkan mobil yang tertabrak dikemudikan Dede Miftahudin(19).

"Kronologi kejadian bermula ketika Suzuki Carry melaju dari Almuhudin menuju Karangtengah, setibanya di TKP pada saat melintasi jalan menanjak perlintasan kereta api diduga mesin kendaraan mati, sehingga terhenti di tengah jalur rel kereta," ujar Fajar kepada MNC Portal Indonesia.

BACA JUGA:Kecelakaan Dua Mobil di Flyover Antasari, Lalin Macet 

Fajar menambahkan, pada saat bersamaan, KA 218C Pangrango melintas dari Bogor menuju Sukabumi. Lantaran jarak sudah dekat, bagian depan KA Pangrango menabrak bagian samping kanan mobil Suzuki Carry.

"Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam kecelakaan ini, Suzuki Carry yang mengalami kerusakan akibat tertabrak KA Pangrango, sudah dievakuasi sehingga perjalanan kereta api tidak terganggu dan kembali normal," kata Fajar.

BACA JUGA:Kecelakaan Kereta Argo Sindoro Tabrak Avanza di Perlintasan Tambun Bekasi 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Kahumas Daop I Jakarta, Eva Chairunisa sangat menyesalkan kejadian tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa KA Pangrango yang terdampak atas kejadian tersebut. Para pengendara diimbau agar selalu menggunakan perlintasan sebidang resmi yang telah dilengkapi dengan palang pintu, rambu dan sirene.

"Kejadian temperan mobil dengan KA Pangrango mengakibatkan kelambatan perjalanan sekitar 10 menit karena jalur terhalang oleh mobil. Saat ini perjalanan KA Pangrango kembali normal, tim KAI Daop 1 Jakarta bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat telah melakukan evakuasi. Tidak ada pembatalan perjalanan KA Pangrango pada kejadian tersebut," kata Eva.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini