Share

Lupa Cabut Charger HP, Rumah dan Motor di Garut Ludes Terbakar

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Jum'at 07 Oktober 2022 04:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 525 2682284 lupa-cabut-charger-hp-rumah-dan-motor-di-garut-ludes-terbakar-ENedikszQi.jpg Ilustrasi kebakaran (Foto: Dok Okezone)

GARUT - Kebakaran melanda rumah semi permanen di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kamis (6/10/2022). Rumah milik Tatang Sumirat (37), warga Kampung Sindangasih RT04 RW08, Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, itu diduga terbakar akibat korsleting arus listrik saat pemiliknya lupa mencabut charger handphone (HP).

"Kebakaran tadi siang sekira pukul 11.30 WIB. Diduga akibat korsleting listrik," kata Kepala Unit Binmas Polsek Banjarwangi, Aipda Doni.

BACA JUGA:Kebakaran Hebat Landa Perkampungan Nelayan Jayapura 

Kerugian pemilik rumah akibat kebakaran tersebut mencapai puluhan juta rupiah. "Ada uang Rp45 juta, surat-surat berharga, perabot, sampai dua sepeda motor turut terbakar," ujarnya.

Kedua sepeda motor yang ikut terbakar dalam rumah panggung berukuran 41 meter persegi ini terdiri dari Yamaha Jupiter MX Nopol D 6861 ZAZ dan Honda Supra X 125 Nopol Z 3926 GH.

Saat kejadian, kata Aipda Doni, rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal Tatang dan isterinya berangkat berkebun ke hutan. Sementara puteranya, Rega Saputra (12), sedang berada di sekolah.

"Tidak ada korban jiwa karena rumah dalam keadaan kosong," ucapnya.

BACA JUGA:30 Petugas PPSU Dikerahkan Bersihkan Puing Sisa Kebakaran di Jakbar 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Spekulasi akibat korsleting arus listrik saat mencharger HP sendiri berasal dari pengakuan isteri Tatang bernama Ati. Kepada polisi, mereka mengaku sempat mencharger HP sebelum berangkat ke kebun.

"Jadi waktu rumah ditinggalkan itu pemiliknya sempat mencharger HP di ruang tengah dan lupa tidak mencabutnya," katanya.

Saat ini, Tatang dan keluarganya tinggal di rumah orangtuanya yang tak jauh dari kampung tersebut. "Keluarga korban ini membutuhkan perlengkapan segera seperti seragam sekolah, bahan makanan pokok, dan perlengkapan tidur karena semua barang mereka ludes terbakar," ujarnya.

Salah satu saksi, Hayat (76), mengungkapkan, dirinya pertama melihat api dari ruang tengah. Kobaran api langsung meluas ke seluruh bagian rumah. "Api terlihat berasal dari ruang tengah, kemudian langsung merambat ke seluruh bagian rumah," kata Hayat.

Kebakaran rumah Tatang itu setidaknya terekam dalam video amatir warga. Warga kampung panik karena khawatir api merambat ke rumah lain yang berdekatan.

Sejumlah pria di kampung tersebut berupaya memadamkan dan menghalau api dengan peralatan sederhana. Api pun berhasil padam setelah beberapa jam.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini