NEW YORK - Dana Moneter Internasional (IMF) pada Jumat (7/10/2022) mengumumkan akan memberikan bantuan darurat senilai USD1,3 miliar (sekitar Rp19,8 triliun) kepada Ukraina melalui program bantuan krisis pangan barunya.
“Paket bantuan itu akan membantu memenuhi kebutuhan neraca pembayaran yang mendesak sambil memainkan peran sebagai katalis dukungan keuangan masa depan dari para kreditur dan donor Ukraina,” kata IMF melalui sebuah pernyataan, dikutip VOA.
“Skala dan intensitas perang Rusia melawan Ukraina yang dimulai lebih dari tujuh bulan lalu telah menyebabkan penderitaan manusia yang luar biasa dan kesulitan ekonomi. PDB riil diproyeksikan berkontraksi sebesar 35 persen pada 2022 dibandingkan dengan 2021 dan kebutuhan pembiayaan tetap sangat besar,” lanjutnya.
Baca juga: Gedung Putih Minta Dana Rp92 Triliun untuk Bantuan Kemanusiaan Perang Ukraina
IMF juga mengatakan, otoritas Ukraina berhak mendapat kredit besar karena telah mempertahankan tingkat stabilitas keuangan makro yang penting dalam keadaan yang sangat menantang ini.
Georgieva mengatakan dari sisi IMF, kebijakan-kebijakan penting telah diarahkan untuk menjaga pengeluaran prioritas dan menjaga stabilitas keuangan.
“Kreditur dan donor – melalui para Direktur Eksekutif IMF terkait – telah memberi isyarat bahwa mereka berniat untuk terus mendukung Ukraina secara finansial untuk membantu mencapai jalur pertumbuhan yang seimbang dan keberlangsungan eksternal jangka menengah,” tambahnya.