“Memang kalau untuk kasus rayapan yang ada di Bojong Koneng ini dalam kebanyakan kasus adalah debit flow material rombakan yang terbawa hujan,” kata Hendra.
Hendra meminta masyarakat untuk terus berkonsultasi ke BPBD mengenai potensi gerakan tanah di wilayah masing-masing.
“Kita sudah melakukan koordinasi dengan BPBD maupun pemerintah daerah setempat menyampaikan hasil survei dari Badan Geologi yang ada di lapangan.”
“Karena memang sudah seharusnya kita ini semua kita siap, dari Badan Geologi melakukan sosialisasi agar masyarakat mendapat pengetahuan yang cukup memadai dalam melihat mungkin daerah di sekitar rumahnya ada berpotensi gerakan tanah,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.