JAKARTA - Novita Kurnia Putri, seorang Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Semarang meninggal dunia usai diberondong ratusan tembakan di Texas, Amerika Serikat. Wanita cantik ini tinggal di kawasan San Antonio, Texas, Amerika Serikat bersama suaminya, Robert Brazil Jr.
Wanita 25 tahun ini dikenal sebagai anak yang baik. Ada usaha keras untuk selalu membahagiakan ibunya.
(Baca juga: WNI di Texas Tewas Usai Rumahnya Diberondong 100 Tembakan, Pelaku Diduga Salah Sasaran)
Hal itu diungkapkan Nani Muldiyani (50), ibunda Novita, di rumahnya di Jalan Pudaksari nomor 02 RT10/RW06, Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
“Mbak Novita itu cerita ke teman-temannya, mau nyenengin Mamahnya. Anaknya baik, setiap kali mamahnya butuh apa, selalu oke,” kata Nani sambil menyeka air mata, menangis.

Dok: Polsek Banyumanik
Nani mengaku tidak ada firasat tertentu akan kejadian ini. Hanya saja, sebut Nani, 3 bulan ini sikap Novita agak lain. Seperti setiap kali dikirim pesan WhatsApp (WA), dua hari kemudian baru dibalas. Kata-katanya juga singkat.
“Itu nggak seperti biasanya. Video Call terakhir bulan September atau awal Oktober ini ya, 2 Oktober, pakai baju biru,” lanjutnya.
Dia mendapatkan kabar meninggal putrinya itu dari suaminya Robert, yang berprofesi sebagai Angkatan Udara di Amerika Serikat . Robert langsung melakukan panggilan video kepada Nani begitu ada insiden tersebut.
Novita di AS sejak 1,5 tahun yang lalu. Sebelumnya bekerja di Jerman. Di Texas sendiri, sebut Nani, sudah sejak 1 bulan lalu. “Kerja kayak di hotel gitu, sebelumnya bikin anting-anting, bikin sendiri dijual di sana,” sambungnya.