JAKARTA - Polisi menyebutkan, bakal melakukan patroli jalan kaki di kawasan Manggarai, Jakarta guna mengantisipasi aksi-aksi tawuran yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Polisi bakal menyentuh warga di titik-titik rawan tersebut.
"Kita akan patroli jalan kaki sampai semua kita sentuh sebagaimana kita sepakat tak ada lagi label negatif yang hanya dikerjakan segelintir orang," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary pada wartawan di Manggarai, Selasa (11/10/2022).
BACA JUGA:G7 Gelar Pertemuan Darurat Usai Serangan Rudal Rusia
Menurutnya, aksi-aksi tawuran tak bisa hanya dicegah oleh aparat berwenang atau instansi tertentu saja. Aksi-aksi tawuran bisa dicegah manakala semua lapisan masyarakat, khususnya warga yang ada di Manggarai turut terlibat melakukan pencegahannya.
Guna mencegah aksi tawuran, polisi bersama instansi terkait hingga warga di kawasan Manggarai membentuk tim anti tawuran. Tim itu dikukuhkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran.
BACA JUGA: Siang Ini, Komnas HAM Bakal Beberkan Temuan Awal Tragedi Kanjuruhan
Sementara itu, Plt Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murtadho menambahkan, guna mengantisipsi aksi tawuran, pihaknya berencana menggelar festival di kawasan Manggarai. Warga yang biasa melemparkan batu bakal menjadi aksi saling lempar roti dan tomat dalam festival itu.
"Karena Pak Wali Kota lagi mikirin, apa ini kita bikin festival tawuran, diubah dari batu mungkin jadi tomat, dari batu menjadi roti, biar menjadi sesuatu yang unik," katanya.
(Nanda Aria)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.