JAKARTA - Bencana alam memang tidak dapat dihindari oleh kehidupan manusia di bumi, mulai dari bencana alam kecil hingga skala yang besar. Sepanjang kehidupan ini sudah banyak bencana alam yang terjadi bahkan hingga merenggut jutaan nyawa manusia. Berikut deretan bencana alam terbesar yang pernah terjadi di Asia.
1. Banjir Sungai Yangtze 1931
Bencana alam banjir di Sungai Yangtze, China yang terjadi pada tahun 1931 disebut sebagai bencana alam paling mematikan sepanjang sejarah karena menelan korban yang sangat banyak. Banjir terjadi karena meluapnya pencairan salju yang bercampur dengan curah hujan lebih dari 600 milimeter selama bulan Juni. Menurut “The Nature of Disaster in China: The 1931 Yangzi River Flood”, banjir menggenangi hampir 180.000 kilometer persegi dan membuat Sungai Yangtze tampak seperti lautan raksasa. Menurut data pemerintah, sebanyak 2.000.000 orang meninggal dunia. Namun, menurut NOAA (National Oceanic and Atmospheric Administration) memperkirakan 3.700.000 orang tewas.
Baca juga: Fakta-Fakta Gempa Tapanuli Utara, Dinding Rumah Retak dan Meninggal 1 Orang
2. Gempa Bumi dan Tsunami Samudera Hindia 2004
Tanggal 26 Desember 2004 merupakan hari paling menyedihkan karena gempa berkekuatan 9,1-9,3 SR menghantam bawah laut di lepas pantai barat Sumatera, Indonesia. Tak lama setelah gempa, muncul tsunami besar. Peristiwa ini menewaskan sekitar 230.000 orang serta menelantarkan hampir 2.000.000 juta orang di 14 negara. Kerusakan terparah terjadi di Sumatera, terutama wilayah Aceh, dengan sekitar 170.000 korban tewas.
Baca juga: BMKG: Gempa M6,4 Meulaboh Tak Berpotensi Tsunami
Semua bangunan di daerah pantai hancur, di beberapa tempat sampai jarak lima kilometer di darat. Jutaan orang kehilangan tempat tinggal. Kerusakan akibat bencana alam tersebut diperkirakan mencapai USD10 miliar.
3. Gempa Bumi Tangshan 1976
Bencana alam gempa bumi yang terjadi pada 28 Juli 1976 pukul 03.42 waktu setempat dengan kekuatan 7,8 – 8,2 skala Richter (SR) yang menghantam Kota Tangsha, China menjadi peristiwa gempa terburuk dalam sejarah peradaban manusia modern. Sebanyak 242 ribu orang di Tangshan dan sekitarnya meninggal dunia dan 160 ribu lainnya mengalami luka-luka. Gempa memang berlangsung singkat, hanya 23 detik. Tetapi, getarannya mampu menghancurkan sekira 90% bangunan di Tangshan.
4. Gempa Bumi dan Tsunami Jepang 2011
Tsunami yang melanda wilayah Tohoku Jepang pada 11 Maret 2011 tercatat sebagai tsunami paling mematikan di abad ke-21. Tsunami setinggi 10 meter menghantam Fukushima dengan kecepatan hingga 800 km/jam. Sedikitnya 18.000 orang tewas dan 2.500 dinyatakan hilang. Jepang memiliki sejarah panjang bencana alam tsunami paling mematikan yang merenggut banyak nyawa. Walaupun begitu, Jepang juga merupakan salah satu negara yang paling maju dalam penelitian gempa dan manajemen tsunami.
5. Topan Haiphong 1881
Topan ini melanda kota pelabuhan Haiphong di timur laut Vietnam pada 8 Oktober 1881. Badai ini juga diyakini telah menewaskan sekitar 300.000 orang. Jumlah ini diperkirakan bertambah karena adanya kematian disebabkan penyakit dan kelaparan setelah vencana topan melanda. Sebelumnya, topan terbentuk di lepas pantai Filipina sejak akhir September, kemudian tumbuh dengan cepat dan bergerak ke arah barat hingga akhirnya menghantam Teluk Tonkin dan memporakporandakan Haiphong, kota terdekat.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.