Freddin melanjutkan, pihaknya memeriksa kedua belah pihak di Polsek Kembangan. Berdasarkan pemeriksaan, keduanya sepakat damai.
"Pihak GP (jukir) meminta maaf kepada Ibu Rn (pengunjung) karena telah terjadi kata kasar dan telah membuat kegaduhan. Polsek Kembangan melakukan upaya perdamaian, karena permasalahan terjadi akibat kesalahpahaman kedua belah pihak, dan saudara GP mengaku sedang ada permasalahan keluarga," tuturnya.
Sebelumnya, viral video menampilkan juru parkir (jukir) marah-marah kepada pengunjung minimarket. Hal tersebut diduga karena jukir tidak terima diberikan uang Rp5 ribu.
Video tersebut diviralkan oleh akun Instagram @infojakbar24. Adapun peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
"Tidak terima dikasih 5000 oknum Jukir ini mengamuk. Bahkan mengeluarkan kata-kata kasar kepada pengunjung indomaret," tulisnya dalam caption, Selasa (18/10/2022).
Juru parkir tersebut terlihat sangat emosi. Bahkan, ia meminta pengunjung untuk memukulnya.
"Ayo pukul gua, ayo pukul, rekam-rekam lu. Ayo pukul, pilih yang mana," kata oknum juru parkir kepada pengunjung.
Di sela potongan video, oknum jukir itu emosi lantaran diduga tak terima saat pengunjung minimarket memberikannya uang dengan cara tidak sopan.
"Lu ngina gue sama aja, ngasih duit sembarangan lu," kata jukir itu.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.