Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi Cek Kejiwaan Rudolf, Pembunuh Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kolong Tol Becakayu

Erfan Maaruf , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2022 |22:44 WIB
Polisi Cek Kejiwaan Rudolf, Pembunuh Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kolong Tol Becakayu
Rudolf (Foto: Tangkapan layar ist)
A
A
A

JAKARTA - Polisi akan memeriksan kejiwaan Christian Rudolf Tobing (36) menyusul pembunuhan yang dilakukan terhadap Ade Yunia Rizabani atau Icha (36). Pemeriksaan kejiwaan dilakukan karena setelah menghabisi korban, Rudolf sempat senyum bahagia sebelum membuang jasad korban di dalam plastik dan ditemukan di kolong tol Becakayu.

"Kejiwaannya akan kami periksa ke psikiater," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/10/2022).

BACA JUGA:Pelaku Pembunuhan Wanita di Tol Becakayu Ternyata Targetkan 2 Temannya 

Sementara Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan, pemeriksaan kejiwaan Rudolf akan dilakukan besok, Sabtu 22 Oktober 2022. Rudolf akan diperiksa di RS Polri Kramat Jati.

Panjiyoga mengatakan, pembunuhan kepada Icha didasari atas motif sakit hati. Rudolf mengaku ada dua orang lainnya yang menjadi target pembunuhannya.

"Pelaku dan korban ini sebenarnya memiliki hubungan pertemanan yang baik. Namun, pelaku merasa dikhianati oleh korban dan beberapa teman pelaku," tutur Panjiyoga.

BACA JUGA: Motif Pembunuhan Bocah Perempuan di Cimahi saat Pulang Ngaji Masih Misterius 

Polisi menyebut tersangka Christian Rudolf Tobing (36) pelaku pembunuhan Ade Yunia Rizabani (36) juga mengincar dua teman baik di komunitasnya untuk dibunuh. Tersangka Rudolf awalnya menargetkan untuk membunuh teman pria berinisial H dan S.

"Yang jadi target utama itu yang inisial H, tapi yang bersangkutan sulit dihubungi," kata Hengki.

Tersangka Rudolf berencana setelah membunuh Icha, akan menargetkan H dan S untuk dibunuh selanjutnya. Bahkan, jika pihaknya tidak segera membongkar peristiwa ini tersangka telah membunuh H dan S.

"Kalau saja dia tidak tertangkap di kasus ini, dia bisa saja membunuh dua target lainnya," ujarnya.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indriwienny Panjiyoga mengatakan, Rudolf sempat mencoba menemui H dengan menghubungi adik H untuk mengetahui keberadaan temannya tersebut. Namun, karena responnya kurang tersangka bergerak menghubungi korban Ade.

Selain korban Ade, pelaku juga menghubungi S, namun target S sedang berada di luar kota.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement