Share

TGB Bahas Hari Santri dan Peran KH Hasyim Asy'ari dalam Acara Maulid Akbar di Semarang

Khafid Mardiyansyah, Okezone · Senin 24 Oktober 2022 06:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 24 512 2693045 tgb-bahas-hari-santri-dan-peran-kh-hasyim-asy-ari-dalam-acara-maulid-akbar-di-semarang-0mk1zcokC6.JPG

SEMARANG - TGB HM Zainul Majdi menghadiri maulid akbar di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Kedatangan TGB disambut keterkejutan jamaah karena sebelumnya mereka tak menyangka kehadiran tokoh nasional tersebut.

Wabup Semarang H Basari mengatakan, TGB sebelumnya menghadiri acara di Ambarawa. Namun, begitu mengetahui ada Maulid Nabi Muhammad, ia pun minta dapat hadir.

"Alhamdulillah, kerawuhan (kedatangan) beliau yang tak disangka-sangka," katanya, Sabtu (22/10) malam.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi yang digelar 22 Oktober ini sekaligus memperingati hari santri. Ia berharap dengan acara ini membawa keberkahan bagi Kabupaten Semarang.

"Di tengah rintik hujan ini kita bersukacita dengan bermaulid kepada Baginda Nabi," sambungnya.

Sementara itu, TGB dalam tausiahnya membahas mengenai kebaikan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad. Umat Islam mengenal rangkaian ibadah karena Nabi Muhammad.

"Imam Busiri mengatakan Isra Mikraj sebagian dari kebaikan dari Nabi Muhammad," kata Ketua Harian Nasional Partai Perindo ini.

Oleh sebab itu, sambung TGB, sudah sepatutnya semua hal yang dilakukan oleh Nabi Muhammad terus diingat. Salah satu diantaranya dengan menggelar peringatan maulid.

"Shalawat-shalawat terus kita kirimkan pada beliau," jelas Doktor Ahli Tafsir Alquran ini.

Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia ini juga membahas mengenai peringatan Hari Santri 2022. Hari santri bagian dari mengenang resolusi jihad yang disampaikan oleh KH Hasyim Asy'ari.

Follow Berita Okezone di Google News

Dikatakan, dari resolusi jihad yang disampaikan pendiri Ponpes Tebuireng, Jombang ini maka tergugahlah semua untuk berjuang sehingga mempertahankan kemerdekaan.

"Ketika mendengar nama-nama beliau (ulama) jangan lupa mengirim doa. Jangan lupakan orang yang berbuat baik kepada kita, termasuk orang tua kita," jelasnya.

Maulid Akbar yang dipimpin Habib Musthofa Abdullah Alaydrus Ketua Majelis Dzikir Ratib Syamsi Syumus, Jakarta ini diwarnai rintik hujan. Namun, jemaah tetap melantunkan maulid hingga usai. Hadir dalam jajaran pengurus PCNU Semarang, tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, dan majelis pecinta shalawat. (kha)

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini