Share

Kapolsek di Kubar Dicopot, Diduga Peras Warga yang Dituduh Terlibat Narkoba

Dzulfikar Ash, iNews · Selasa 25 Oktober 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 25 340 2694298 kapolsek-di-kubar-dicopot-diduga-peras-warga-yang-dituduh-terlibat-narkoba-YvctphjvHS.jpg Kapolres Kubar AKBP Heri (Foto: Dzulfikar Ash)

KUTAI BARAT - Institusi Polri kembali coreng. Oknum Kapolsek Jempang Iptu SA diduga melakukan pemerasan terhadap seorang warga di Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur terkait kasus penyalagunaan narkotika.

Iptu SA pun dinonaktifkan usai dilaporkan melakukan pemerasan tersebut. Fahrizal Muslim diduga korban pemerasan diperas dengan dimintai jaminan sejumlah uang dan surat kepemilikan tanah agar bisa bebas dari penangkapan pihak kepolisan.

"Iya, sudah kami ambil tindakan. Ternyata kasus itu terjadi di tahun 2021 penangkapannya ya, hanya mungkin baru ada keberanian dari pihak keluarga korban yang kemudian memviralkan melalui media sosial," ujar Kapolres Kubar AKBP Heri Rusyaman, Kamis 20 Oktober 2022.

AKBP Heri mengatakan, Fahrizal yang ditangkap pada September 2021 atas kasus dugan penyalahgunaan narkotika dalam pemeriksaan disebut tak terbukti terlibat. Akhirnya, Fahrizal dibebaskan.

Kapolsek Jempang Iptu SA diduga meminta jaminan saat proses pembebasan tersebut. "Setelahnya kami ambil keterangan, kami turunkan tim melakukan pemeriksaan dari Propam Polres Kutai Barat, kemudian Kapolsek Jempang juga sudah kami ambil keterangannya," katanya.

"Sebagai Kapolres, saya saat ini sudah nonaktifkan yang bersangkutan sebagai Kapolsek Jempang. Sambil untuk memperdalam lakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

"Jadi, setelah kami nonaktifkan, saya menunjuk Plh sementara sebagai Kapolsek Jempang," imbuhnya.

Baca Juga: Aksi Nyata 50 Tahun Hidupkan Inspirasi, Indomie Fasilitasi Perbaikan Sekolah untuk Negeri

Follow Berita Okezone di Google News

Kapolres Kubar menambahkan, sejumlah harta korban yang diduga diberikan kepada Iptu SA sudah dikembalikan. Saat ini, pihak Propam Polres Kubar melakukan pemeriksaan terhadap Iptu SA.

Pihaknya memastikan, akan tetap mendalami kembali keterangan pihak Fahrizal soal permintaan jaminan tersebut. "Jadi masih kami lakukan pendalaman terlebih dahulu ya," ujarnya.

Untuk Iptu SA, kata Heri, jika terbukti atas tindak pemerasan, maka mantan Kanit Reskrim Polres Polsek Melak itu akan disidang etik. Fahrizal Muslim sendiri memenuhi panggilan Ditpropam Polres Kubar. Dia dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus menimpanya.

Fahrizal mengatakan, perkara tersebut telah selesai dan dirinya telah menerima kembali uang serta surat tanah yang sempat jatuh ke tangan Kapolsek Jempang itu.

"Intinya sekarang sudah damai. Sudah selesai semua dan aman," katanya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini