Share

Ridwan Kamil: Saya Mempertimbangkan Masuk Parpol

Fatmawati, Okezone · Rabu 26 Oktober 2022 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 26 525 2695159 ridwan-kamil-saya-mempertimbangkan-masuk-parpol-yTsFrsSMFP.jpg Ridwan Kamil/Foto: Okezone

JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi berbagai hasil survei yang menempati dirinya sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2024.

Menurutnya, hasil survei tersebut bisa menjadi bahan evaluasi kinerja ke depan. Sebab, peningkatan kinerja akan mengiringi kenaikan elektoral.

(Baca juga: Elektabilitasnya Tinggi di Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Tahu Diri Belum Berpartai)

"Saya mengapresiasi hasil survei ini. Selain mencerminkan dinamika masyarakat, bagi saya juga sebagai bahan evaluasi kinerja," kata Ridwan Kamil, Rabu (26/10/2022).

Selain penilaian masyarakat, ia mengatakan, kewajibannya sebagai pemimpin di Jawa Barat juga jadi modal tambah untuk dipertimbangkan oleh partai politik. Apalagi saat ini ia masih belum memutuskan untuk menjadi kader partai.

"Bagi saya fokus bekerja saja sebagai gubernur mengerjakan tugas sebaik-baiknya dan menyelesaikan berbagai masalah di daerah untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia pun memastikan akan segera mengumumkan langkah politiknya untuk bergabung dengan salah satu partai. Namun, ia masih merahasiakan partai mana yang dituju.

"Saya memang mempertimbangkan masuk parpol untuk bisa melakukan hal-hal yang lebih luas dalam membangun masa depan bangsa. Dalam politik semua bisa terjadi, termasuk peluang untuk diusung oleh parpol atau sebaliknya," pungkasnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sekadar diketahui, Litbang Kompas kembali merilis survei terkait elektabilitas calon presiden. Dalam survei terbaru ini, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami kenaikan dari survei sebelumnya.

Elektabilitas Ridwan KamIl mencapai 8,5% lebih tinggi dari survei sebelumnya yang dirilis pada Juni 2022. Ia juga mendapatkan pilihan terbanyak sebagai calon wakil presiden karena dianggap sederhana dan merakyat.

Survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan total 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia. Survei ini diselenggarakan pada 24 September hingga 7 Oktober 2022.

Adapun penarikan sampel diambil secara acak sederhana. Sementara itu, tingkat kepercayaan survei Litbang Kompas mencapai 9,5% dengan margin of error penelitian mencapai 2,8%.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini