Nahdlatul Ulama membedakan dirinya dari organisasi Islam lainnya di Indonesia dengan memposisikan dirinya sebagai organisasi utama Islam tradisionaL. Yakni menekankan diri pada pendidikan dan keterlibatan politik berdasarkan prinsip-prinsip Islam.
Nahdlatul Ulama telah membuat kontribusi amal yang besar untuk Indonesia dalam bidang pembangunan pendidikan, kesehatan, dan pengentasan kemiskinan.
Seperti para pendahulunya, Yahya menyebarkan ‘jiwa’ Nahdlatul Ulama sebagai sebuah organisasi yang diarahkan untuk membangun negara-bangsa sekuler berdasarkan modernitas dan Muslim moderat. Yakni dengan agenda seperti undang-undang antikorupsi dan langkah-langkah reformasi sosial yang berakar kuat pada prinsip-prinsip Islam.
Yahya juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden Joko Widodo. Dia memberi nasihat kepada Presiden tentang urusan agama, dalam negeri, dan internasional.
Dia juga ikut mendirikan perusahaan yang berbasis di AS, yakni organisasi Bayt ar-Rahmah li ad-Da’wa al-Islamiyah Rahmatan li al-‘Alamin (Rumah Tuhan Anugerah untuk Mengungkap dan Memelihara Islam sebagai Berkah bagi Semua Ciptaan), dan Center for Shared Civilizational Values pada 2021.
Keduanya berfungsi sebagai pusat untuk perluasan operasional Nahdlatul Ulama di Amerika Utara, Eropa dan Timur Tengah.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.