Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Kasus Pembunuhan yang Terungkap Setelah Puluhan Tahun

Ajeng Wirachmi , Jurnalis-Selasa, 01 November 2022 |17:17 WIB
5 Kasus Pembunuhan yang Terungkap Setelah Puluhan Tahun
Ilustrasi: Freepik
A
A
A

SEBUAH kasus pembunuhan umumnya bisa terungkap dalam waktu yang relatif singkat. Sebab, pihak kepolisian mudah menemukan bukti di sekitar TKP. Namun, ada juga kasus pembunuhan yang baru terungkap setelah puluhan tahun. Berikut beberapa kasus pembunuhan yang terungkap setelah sekian lama dilansir beragam sumber.

(Baca juga: 5 Kasus Pembunuhan Sadis di Indonesia, Nomor 1 Kemaluannya Dicangkul)

1. Carroll Bonnet

Carroll Bonnet adalah pria berusia 61 tahun yang ditikam sampai tewas pada tahun 1978. Melansir laporan resmi yang dirilis FBI, Bonnet dibunuh di apartemennya di Nebraska, Amerika Serikat dengan kondisi tertelungkup dan tanpa busana. Polisi menemukan banyak luka tusuk di tubuhnya. Kondisi apartemen Bonnet juga sangat berantakan, dengan berbagai artikel, kertas koran, dan majalah berhamburan di sekitar jasadnya.

Usai kejadian tersebut, polisi mengumpulkan berbagai bukti, termasuk sidik jari laten dan sidik jari yang diperoleh dari kamar mandi korban. Sebab, polisi mempercayai bahwa pembunuh Bonnet berusaha untuk membersihkan darah di kamar mandi, sebelum meninggalkan apartemen. Mobil Bonnet juga diketahui raib setelah pembunuhan terjadi. Mobil ditemukan beberapa hari di wilayah Illinois.

Lama tenggelam dan tak kunjung menemui titik terang, kasus ini kembali dibuka pada tahun 2008, saat Departemen Kepolisian Omaha mendapatkan informasi terbaru tentang kasus tersebut. Pemeriksaan sidik jari dilakukan dengan lebih jeli lagi, dan tersangka pun berhasil didapat. Polisi menetapkan Jerry Watson sebagai tersangka. Watson diketahui tinggal dekat dengan lokasi ditemukannya mobil milik Bonnet. DNA Watson cocok dengan sidik jari yang diamankan polisi, 30 tahun sebelumnya.

Rupanya, saat ditetapkan sebagai tersangka, Watson tengah mendekam di penjara karena tindak pidana perampokan. Ia bahkan tinggal menghitung hari menjelang masa bebasnya. Pada 17 Oktober 2011, Watson divonis kurungan penjara seumur hidup atas pembunuhan terhadap Carroll Bonnet.

2. Minerliz “Minnie” Soriano

Kasus pembunuhan seorang gadis berusia 13 tahun, Minerliz Soriano, pada tahun 1999 akhirnya terungkap setelah 22 tahun. Tubuh Minerliz ditemukan di tempat sampah di belakang sebuah toko video yang terletak di The Bronx, New York, sekitar 2 mil dari rumahnya. Polisi menemukan tanda-tanda pelecehan seksual pada tubuh gadis muda tersebut. Sebelum ditemukan tewas, Minerliz dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Sepupu korban, Omar Soriano, mengingat Minerliz sebagai anak yang manis dan sangat baik, ketika polisi berhasil mengumumkan tersangka pembunuhan Minerliz setelah puluhan tahun tertunda. Dengan cukup emosional, Omar mengetahui bahwa pembunuh sepupunya itu adalah seseorang yang dulunya menetap di apartemen yang sama dengan Minerliz, yaitu Joseph Martinez. CNN menyebut, kasus tersebut diungkap setelah polisi lebih detail melakukan pemeriksaan sidik jari. Selama kasusnya tertunda, polisi mengumpulkan banyak bukti dan terus mewawancarai saksi-saksi.

Meskipun sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan, namun Martinez tetap mengelak dan tidak mengakui perbuatannya. Sementara itu, Martinez adalah salah seorang saksi yang diwawancarai polisi pada tahun 1999. Saat itu, ia mengaku bahwa melihat Minerliz menerima surat di lobi apartemen dan menjual permen bersama saudara perempuannya.

3. Roxanne Leigh Wood

 

Selanjutnya, ada kasus pembunuhan seorang perempuan bernama Roxanne Leigh Wood yang baru terungkap setelah lebih dari 30 tahun atau 3 dekade. Roxanne ditemukan oleh suaminya, Terry Wood, dalam kondisi sudah tidak bernyawa di rumah mereka di Michigan, AS pada tahun 1987. Sebelum tewas, Roxanne diketahui sempat bermain bowling. Kondisi jasad Roxanne kala itu juga sangat mengenaskan dengan leher tergorok, di dapur rumah. Setelahnya, polisi memutuskan kasus tersebut sebagai sebuah kasus pembunuhan, meskipun akhirnya lama tak terungkap.

Kasus kematian misterius Roxanne kembali dibuka pada tahun 2001, namun meredup. Baru kemudian, kasus ini menemui titik terang pada tahun 2020. Polisi mengumumkan berhasil menangkap seorang tersangka pada Februari 2022. Tersangka pembunuhan adalah Patrick Wayne Gillham, pria berusia 67 tahun asal Indiana.

Gilham ditangkap kala tengah menunggu ekstradisi ke Michigan. Ketika kejadian, Gillham diketahui merangsek masuk ke rumah Roxanne dan menghabisi nyawanya. Selain kasus pembunuhan ini, polisi meyakini Gilham juga bertanggung jawab atas kejahatan lainnya. Pihak kepolisian bahkan mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi kepolisian Michigan jika mengetahui kasus kejahatan lain yang dilakukan Gilham.

4. Tracey Harris

Seorang ibu muda berusia 22 tahun bernama Tracey Harris dilaporkan hilang pada 7 Maret 1990. Seminggu setelahnya, Tracey ditemukan di sungai dekat tempat tinggalnya dalam kondisi telah tewas. Sejak awal kasusnya diinvestigasi, salah seorang pengacara di distrik Dale, Kirke Adams, sudah curiga bahwa pelakunya adalah Carl Harris, mantan suami Tracey.

CBS menyebut, pasangan ini baru bercerai beberapa waktu sebelum kematian Tracey. Carl disebut sudah memiliki kekasih. Meskipun tersangka dalam kasus ini sudah diprediksi, namun titik terang kematian Tracey baru terungkap setelah sekitar 26 tahun.

Para saksi yang mengetahui kehidupan sehari-hari Tracey dan Carl menyebut bahwa Tracey sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya, ketika Tracey dan Carl masih menjadi pasangan suami istri.

Polisi memeriksa setidaknya 14 saksi dan semuanya mengatakan hal yang sama. Kasus pembunuhan Tracey kembali dibuka oleh jaksa pada tahun 2015, dan lagi-lagi kecurigaan terpusat pada Carl. Setahun setelahnya, Carl Harris ditangkap atas dugaan pembunuhan terhadap mantan istrinya.

5. Diane Dahn

Ibu satu anak di California, Diane, tewas dibunuh dalam usia 29 tahun pada 1988 di tempat tinggalnya. Jasad Diane ditemukan di apartemennya di wilayah Santee oleh rekan kerjanya di San Diego Transit Corporation. Sementara itu, sang anak, Mar Beyer, yang masih berusia 2 tahun didapati berkeliaran di sekitaran komplek apartemen.

Jasad Diane ditemukan di atas kasur dengan luka pukul dan tikam. Hasil autopsi menyebut Diane mengembuskan napas terakhir akibat sebuah luka tusuk di bagian dada. Berbekal hal tersebut, polisi menetapkan kematian Diane sebagai kasus pembunuhan. Setelah tertutup selama 32 tahun, polisi berhasil mengidentifikasi tersangka pembunuhan, yakni Warren Robertson.

Ketika Diane meninggal, Robertson tinggal di unit apartemen yang berdekatan dengan Diane. Keduanya pernah menyaksikan bersama sebuah balapan mobil, beberapa waktu sebelum peristiwa kelam itu. Setahun usai kematian Diane, Robertson pindah ke Indiana.

Pada tahun 2000 dan 2001, polisi sempat meninjau kembali kasus ini berdasarkan sampel DNA yang diambil dari kuku Diane. Namun sayangnya, hal tersebut belum cukup membuktikan siapa dalang di balik kematian ibu muda itu. Lanjutnya, sampel kembali diperbanyak dengan mengambil DNA di rambut Diane yang ditemukan di bawah kukunya. Dengan pemeriksaan yang lebih komprehensif dan mendalam, kasus ini berhasil terungkap.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement